Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela Ham) Theo Hesegem menyatakan, sekalipun mereka sudah ditangan aparat Kepolisian, namun tidak memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ditangkap.
Walaupun sebenarnya konsen penyerangan yang dilakukan KKB bukanlah di Oksibil melainkan di Distrik Serambakon. Publik lebih menunggu perkembangan situasi di Serambakon dan bukan di Oksibil.
Kata Pangdam hal tersebut omong kosong. Sebab jika dilihat dari kemampuan senjata yang dimiliki maka tidak memungkinkan mengenai sasaran dengan jarak 2 Km.
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pengemanan menyatakan 100 personel ini akan dikirim untuk mendukung Polri dan pos – pos yang ada di Pegubin. Selain itu ini dilakukan untuk penegakan hukum bagi kelompok bersenjata.
“Kami tahu semua di mana pos mereka, markas mereka juga kami tahu semua. Kalau terus mengganggu maka akan kami datangi dan kami hancurkan,” kata Pangdam saat diwawancarai di Makodam XII/Cenderawasih, Minggu (24/9/2023).
“Sampai saat ini pengamanan terhadap bandara-bandara masih dilakukan. Memang kemarin ada gangguan di Bandara Beoga tapi itu jauh sekali. Mereka menembak dengan jarak sekitar 2 Km dan senjata yang digunakan jarak akurasinya hanya sekitar 200 meter
Ketakutan ini akhirnya dibantu oleh aparat TNI Polri dengan mengevakuasi 9 warga sipil pasca kejadian penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Pegunungan Bintang, Kamis (21/9).
“pemerintah daerah dan pihak keamanan telah melaksanakan berbagai upaya dalam rangka mengendalikan kondisi tersebut. akan tetapi, pendekatan yang terbaik dalam rangka mengantisipasi persoalan ini adalaah melalui agama,”ungkapnya Kamis (21/9) kemarin
Kapolda Papua, Mathius Fakhiri menyatakan segera mengirim personel Brimob ke Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan untuk membantu mengatasi gangguan keamanan di wilayah itu.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya akan menambah perkuatan pasukan di Pegunungan Bintang dengan dua tugas, pertama melakukan olah TKP di sejumlah tempat dan kedua melakukan pengejaran terhadap para pelaku.