Mengingat peran sebagian besar kebutuhan hidup masyarakat Papua, rata-rata disuplai oleh pesawat terbang, karena mustahil dijangkau dengan jalan darat, mengingat letak geografis di Papua cukup signifikan.
Meski demikian upaya pencarian terus dilakukan dan tim gabungan masih di lokasi untuk menyisir berbagai lokasi. Areal pencarian juga tidak lagi hanya dilakukan di daerah Nduga saja melainkan sudah melebar ke tiga kabupaten yakni Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, hingga Kabupaten Jayawijaya.
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri menyatakan keputusan managemen Trigana Air Service yakni tidak akan melakukan penerbangan ke wilayah Kabupaten Yahukimo baik dengan menggunakan pesawat Boing maupun menggunakan pesawat ATR, sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
Ketua Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Capt. Rama Noya meminta masyarakat Papua harus melindungi penerbangan sipil. Sebab, pelayanan mereka untuk masyarakat Papua yang berada di pedalaman.
“Berita yang beredar di media sosial bahwa mengeluarkan uang Rp 5 M untuk ketemu Egianus kembalikan pilot adalah berita yang tidak benar,” tegas Sipe saat menghubungi Cenderawasih Pos, Sabtu (11/3).
Sebulan lebih aksi penyanderaan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya berlangsung. Selama itu pula publik masih mempertanyakan kondisi dan kabar sang pilot Pesawat Susi Air, Philip Mehrtens.
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadani menyampaikan, hingga kini Satgas Damai Cartenz bersama TNI masih terus melakukan pencarian tentang keberadaan Pilot Susi Air yang disandera sejak 7 Februari lalu.
Komandan Satgas Damai Cartenz 2023 Kombes Pol. Faizal Rahmadani mengakui saat ini pencarian Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru diperluas hingga ke Kabupaten Lanny Jaya.
Rabu (1/3) Susi Pudjiastuti sebagai pendiri Susi Air menyampaikan harapannya agar pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu segera dibebaskan tanpa syarat.
“Pilot Susi Air bukan merupakan tujuan utama dari TPNPB melakukan penyanderaan, ini sebatas menujukan kepada semua pihak bahwa Egianus dan pasukannya sedang memperjuangkan Papua Merdeka dan pesannya sudah tersampaikan,” kata Yan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (24/2).