Parade yang diikuti oleh puluhan hingga ratusan peserta itu dibuka oleh Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje bersama Ketua Klasis Port Numbay, Pdt. Andris Tjoe didampingi jajaran dan pihak-pihak terkait lainnya.
Parade tersebut akan dibuka Sekda Biak Numfor, Zakarias I. Mailoa, ST., MT, dan disaksikan oleh Ketua Badan Pekerja (BP) Klasis GKI Biak Selatan Pdt Yohannes Kbarek, para pemimpin dari berbagai denominasi gereja, serta Kapolsek Biak Kota beserta jajarannya.
Singkatnya, pada tanggal 5 Februari 1855, dua utusan Pekabaan Injil dari Jerman tiba di Pulau Mansinam, Papua Barat. Mereka kemudian menetap dan memulai melaksanakan misi Pekabaran Injil dari Pulau Mansinam yang kemudian diikuti oleh utusan-utusan Pekabaran Injil dari beberapa negara lainnya.
Pj Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP. M.A.P menyatakan wilayah Bogo merupakan tempat yang sakral dan tempat awal peradaban pekabaran injil, oleh sebab itu pemerintah Provinsi sangat berterimakasih terhadap pelayanan GIDI di Tanah Papua Pegunungan ini dimana injil itu nampak di Kelila
Dikatakan ada banyak keberagaman adat dan tradisi budaya termasuk agama dan ini menjadi kekayaan yang harusnya dijaga dalam kebersamaan dan toleransi tadi. Dikatakan meski dibatasi dengan wilayah atau territorial namun kesamaan budaya, tradisi dan bahasa harus bisa memastikan tidak menjadi kendala.
PJ Gubernur Papua Pegunugan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan ada dua agenda penting yang akan dilakukan pemerintah Provinsi Papua Pegunugan. Ini momentum yang sangat tepat bagi Pemprov Papua Pegunugan karena ada Moment Kultural dan Teknokratik.