Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mulai gerah dengan ulah tingkah laku para pedagang kaki lima yang tidak mengindahkan aturan yang diterapkan oleh pemerintah kota Jayapura, terkait dengan penggunaan lokasi jualan yang semestinya harus di dalam pasar otonom.Â
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah sebesar 0,06 persen atau 10 poin menjadi Rp15.705 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.695 per dolar AS.
  Gubernur menyebut, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Road To Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2023. Rencananya pencanangan Road To HAKORDIA 2023 Papua digelar di Istora Papua Bangkit pada 14-15 November 2023.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke Robert Mahuze, ketika ditemui media ini mengungkapkan bahwa penertiban yang dilakukan tersebut karena mobil pribadi atau plat hitam bukan angkutan umum, sehingga tidak boleh mengambil penumpang di dalam Termimal Pasar Wamanggu. ‘’Makanya, kita usir kalau ada mobil plat hitam atau pribadi di dalam,’’ tandasnya.Â
Kunjungan kerja Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun ini tidak hanya sendiri, namun didampingi jajaran pimpinan OPD Pemprov Papua termasuk yang memiliki hajat pembangunan los pasar tersebut Plt. DPMK dan OAP Papua Max M.E.Olua, S.Sos,M.Si, Pj Bupati Jayapura dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura.
Tak tanggung- tanggung, setelah mengikuti kegiatan promosi ekonomi kreatif, pariwisata, seni dan budaya di Milan Italia. Pemprov Papua berkolaborasi dengan Hotel Borobudur mempromosikan Seni Budaya dan UMKM Papua melalui kegiatan "Discover Papua" yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta, yang digelar mulai tanggal 4 sampai 25 November.
‘’Kalau masyarakat berpikir untuk sekarang. Sementara pertumbuhan kota, masyarakat tidak berpikir secara komplit. Saya kasih gambaran sekarang, besok perumahan di Blorep itu sudah berapa.
Meski, selama ini rutin melakukan penindakan terhadap pedagang yang berjualan di luar area pasar, namun tidak memberikan efek jera bagi mereka. Parahnya lagi, makin kesini justru semakin marak.
 Penimbunan dan pembangunan drainase tersebut, telah diusulkan kepada Pemerintah Kota Jayapura. "Dua bulan lalu kami usulkan penimbunan ini ke pemerintah kota, dan telah direspon, nantinya tahun 2024 akan dianggarkan," kata Yati kepada Cendrawasih Pos, Rabu (25/10).
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Danrem Agus Widodo, melaksanakan tatap muka bersama masyarakat Rawa Kasat untuk menunjukkan kehadiran TNI AD ditengah-tengah masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi Pasar Ikan Tradisional Rawa Kasat sebagai tempat yang dapat memajukan perekonomian bagi masyarakat setempat.