Dalam investigasi yang sementara sedang berjalan, Komnas HAM Papua sudah mendengarkan keterangan dari tiga orang korban yakni Rahmad Faisei (14), Bastian Bate dan Laurents Kaung termasuk salah satu orang tua korban.
Terkait dengan peresmian tiga wilayah DOB tersebut, Wamen mengaku jika pada tanggal 26 Oktober kemarin dilakukan pra peresmian. Dimana ia juga meminta laporan dari 3 Pokja yakni Pokja Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan untuk melaporkan semua persiapan.
Sebelumnya Kongres masyarakat adat nusantara ke VI itu, diMulai dari parade budaya nusantara, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembukaan di Stadion Barnabas Youwe Sentani. Pada saat pembukaan itu tarian kolosal dari puluhan anak anak sekolah di kota Sentani juga turut dipentaskan.
Terlihat dokter Singapura, tiba ke kediaman Lukas Enembe di Koya sekira pukul 10.44 WIT. Ada tiga dokter spesialis yang datang dan masing-masing akan melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe selama kurang lebih satu 45 menit. Jadi dibutuhkan waktu kira-kira dua jam untuk memeriksa Gubernur.
“Paling tidak tata kelolanya sekaligus kita akan melakukan pembenahan dan salah satu bentuk pembenahan yang kita lakukan adalah terhadap PT. Irian Bakti dari status perusahaan daerah menjadi Persero,”Kata Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Papua, Derek Hegemur kepada wartawan.
Lanjutnya menjelaskan, penempatan para guru tersebut bukan dari Provinsi melainkan kuotanya ada dalam sistim aplikasi. Dimana saat melakukan tes masing masing dari peserta memilih ikut tes dan lulus sesuai dengan pilihannya.
Lanjut Hans, sebanyak 2062 orang tersebut hingga kini belum kembali bekerja seperti sedia kala. Ia berharap, ratusan orang tersebut secepatnya bisa kembali bekerja.
“Memang masih ada tantangan yang tidak ringan, namun jika melihat kondisi pemuda saat ini, kita patut bersyukur karena pemuda Indonesia banyak berprestasi dan ini menjadi modal untuk membangun keunggulan Indonesia dimasa akan datang,” kata Wempi Wetipo saat memimpin apel di Dit Pol Air Polda Papua, Jumat kemarin.
“Harapan kita pemuda lebih memanfaatkan kondisi hari ini dengan kemampuan yang dimiliki mengembangkan ide ide untuk kemajuan bangsa di Papua,” kata Derek saat menghadiri upacara pengibaran bendera merah putih di bawah laut di Dermaga Polairud Polda Papua, Jumat (28/10).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto mengatakan, Festival Jurnalis Pelajar Nusantara juga telah memberikan pemikiran cemerlang sehingga bisa menjadikan referensi bagi setiap generasi muda.