Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Setyo Wahyudi menjelaskan, realisasi PAD itu di antaranya bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 214,1 M dan Bea Balik Nama Kendaraan.
“Pegawai jangan lagi menumpuk di provinsi induk, tapi kalau bisa sudah dibagi menjadi empat dan harus segera agar terjadi pemerataan dan tidak menjadi beban di provinsi induk,” kata Boy melalui ponselnya, Selasa (1/11).
"Dalam program kerja kita (Perbakin Papua) kita akan buat kejuaraan nasional yang akan kita laksanakan di Papua," ungkap Jhon kepada awak media disela-sela pelantikan pengurus Perbakin Papua di Hotel Horison Kotaraja, Rabu (2/11).
"PT Pelindo (Persero) saat ini mengelola dan mengembangkan pelabuhan dan fasiltas hanya di tanah seluas 47.271 m2 sesuai sertfikat HPL No. 1 Port Numbay Tahun 1990," katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (2/11) kemarin.
“Ia kami tetap mengawal kasus ini dan prosesnya masih terus berlanjut. Kemarin 32 orang yang sudah diperiksa tapi kini mengerucut atau tersisa 10 orang,” kata Pangdam menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di sela – sela kegiatan Perbakin di Hotel Horison Kotaraja, Rabu (2/11).
Pasalnya ia melihat bahwa masih ada pihak yang ingin memplintir kematian tersebut dan menggoreng isunya seolah-olah korban mendapat tindakan penganiayaan sebelum meninggal.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan berkabung perjuangan almarhum telah menginspirasi banyak orang, termasuk kaum muda, untuk jujur dan berani menyuarakan kebenaran. Ia pun tak gentar menghadapi ancaman. "Kami sungguh kehilangan,” kata Usman dalam siaran pers Amnesty Internasional Indonesia.
"Saya atas nama pengurus yang baru dilantik mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PB Perbakin yang sudah hadir ke Papua," ungkap Jhony Banua dalam sambutannya.
"Untuk rakyat Indonesia dan pemerintah Indonesia lewat kepolisian, saya sampaikan terimaksi karena telah bersama menghargai bapak bangsa kita dengan mengantarnya sampai di pemakaman dengan aman dan damai," katanya.
Bahkan saking dianggap sebagai tokoh yang berpengaruh, kelompok massa rela mengantar almarhum dengan jarak yang cukup jauh, dari Jayapura Utara ke Distrik Heram. Proses ini dilakukan mulai pukul 15.00 WIT hingga pukul 21. 00 WIT.