‘’Sebagian besar sekolah yang berada di zona merah. Tapi ada juga sekolah di luar kota,’’ kata Thiasoni Betaubun. Thiasoni mencontohkan untui kawasan Distrik Muting, Elikobel, dan Ulilin ada 3 sekolah, lalu kawasan Jagebob ada 2 sekolah dan kawasan Kurik juga ada 2 sekolah. Meski ada 20 sekolah yang terpapar Covid-19, namun lanjut Thiasoni, proses pendidikan tetap berjalan. Bahkan pihaknya terus mengikuti perkembangan.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mendekatkan pelayanan vaksinasi ke masyarakat dengan cara menggelar gebyar vaksin. Kali ini gebyar vaksin Covid-19 dilakukan bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Padaido – Aimando, tepatnya di Pulau Pasi, Rabu (23/2) kemarin.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron Rumainum, M.Kes., mengatakan berdasarkan data yang pihaknya terima ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Papua masih sangat tersedia.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Willy E Mambieuw, SpB menyatakan, semua yang positif Covid-19 ini tanpa gejala yang serius, oleh karena itu, mereka melakukan Isoman di rumah masing -masing, untuk memantau pergerakan mereka selama melakukan Isoman itu tidak bisa dideteksi oleh petugas.
Menyikapi hal itu, pihaknya akan menggunakan protokol yang diterbitkan oleh Kemenkes. Di mana petugas Nakes yang terkonfirmasi akan diistirahatkan. Artinya akan ada isolasi mandiri. Dimana ada dua alur. Jika memakai alur pertama maka akan berlangsung selama 5 hari karantina, setelah itu diperiksa lagi.
Jumlah masyarakat yang mendapatkan pelayanan vaksin Covid-19 setiap harinya rata-rata di atas 100 orang. Jumlah banyak itu adalah masyarakat yang juga difasilitas oleh apapat kepala distrik, kepala kampung, Polsek, anggota polisi dan ada banyak yang juga datang sendiri.
"Seperti halnya sinovac 28 hari, Innovam 21 hari, Astraseneca 12 Minggu, Moderna 28 hari dan sebagainya, ada baiknya melakukan suntik dosis pertama dan kedua disesuaikan dengan merek vaksin," katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (23/2) kemarin.
Pemerintah menghimbau masyarakat agar terus waspada. ”Melihat tren kasus harian dalam beberapa hari belakangan ini, dapat dikatakan terjadi penurunan secara stabil,” ujar Menkominfo Johnny G. Plate.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile R. Muskita menjelaskan, Selasa (22/2), ada tambahan 73 kasus Covid di Kabupaten Merauke sehingga secara kumulatif sudah tercatat 4.574 kasus sejak terjadi pandemi.
‘’Kalau anggota kita, alhamdulillah semuanya sehat. Tidak ada yang terpapar Covid. Yang sempat positif, sudah sembuh,’’ kata Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum kepada wartawan, kemarin.