‘’Untuk kasus tersebut, kita masih melakukan penyelidikan. Kita juga belum mendapatkan hasil visum dari rumah sakit. Namun kita sudah minta keluarga korban untuk segera membuat laporan supaya kita dapat melakukan pemeriksaan mungkin ada saksi yang melihat dengan siapa korban saat keluar rumah,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, ditemui media ini, Selasa (11/10).  Â
  ‘’Saya mengajak seluruh prajurit baik yang organik maupun non organik yang bertugas di bagian Selatan Papua, mari kita membantu kesulitan masyarakat. Kita mendukung program pemerintah khususnya ketahanan pangan. Kemudian dalam waktu dekat, DOB bagian ini segera terbentuk. Saya berharap dengan adanya DOB Provinsi Papua Selatan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Papua Selatan khususnya Merauke dan sekitarnya,’’ kata Pangdam kepada wartawan di Merauke, Selasa (11/10).Â
Karena menjadi motor penggerak perubahan di kampung tersebut, maka aparat kampung dan Bamuskam Kamopung dari Distrik Elikobel dan Semangga mengikuti peningkatan kapasitas yang berlangsung selama 2 hari dimulai, Selasa (11/10).
Namun pada hari Minggu, korban tidak pulang rumah sehingga warga kampung Marga Mulya mengambil keputusan mencari korban pada hari Minggu malam sampai Senin (10/10) pagi sekitar 04.00 WIT belum ditemukan, sehingga warga istrahat dan kembali lanjutkan pencarian pagi harinya.
  ‘’Kami dari DPRD Merauke sangat mendukung jika pemerintah pusat mempertimbangkan untuk mengangkat Sekda Provinsi Papua Selatan adalah anak asli Papua dari Selatan Papua,’’ kata Ketua DPRD Merauke, Ir. Drs. Benjamin Latumahina, saat dihubungi lewat telepon selulernya, Senin (10/10).
‘’Binmas Noken adalah salah satu program unggulan Polda Papua, untuk implementasi pendekatan atau interaksi yang sangat efektif kepada masyarakatnya adalah pendekatan secara manusiawi atau soft approach policing,’’katanya.
  ‘’Informasi kalau dia anak Merauke dari Kurik yang semnetara duduk di SMP,’’ kata seorang wartawati yang telah mendapatkan video tersebut mengomentari.Â
   Asisten I Sekda Kabupaten Merauke Agustinus Joko Guritno mengungkapkan, program ini merupakan suatu inovasi yang bagus untuk bisa memberikan satu pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.Â
‘’Sampai hari ini, jumlah yang kita tilang sebanyak 155 pelanggar. Sedangkan yang kita berikan teguran sebanyak 153 pelanggar,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK, kepada media ini, Senin (10/10).
   ‘’Kami dari Forum Intelektual Papua Selatan meminta agar pengisian Sekda Provinsi Papua Selatan nanti adalah orang asli Papua dari Selatan Papua, apakah itu anak-anak dari wilayah Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi atau Kabupaten Asmat tidak masalah. Yang penting bukan orang dari luar Selatan Papua,’’ kata Damianus Katayu kepada wartawan di Merauke, Jumat (7/10).Â