Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MS didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse dan Kriminal Polres Merauke Aipda Yober Taluba kepada wartawan mengungkapkan, pelaku
Mantan Kepala Distrik Waan, Kabupaten Merauke itu mengungkapkan, AKI 3 mobil yang dicuri tersebut yakni 2 mobil tanki air dan 1 truk. Pelaku mencuri ketiga AKI mobil tersebut dengan cara melepaskan dari mobil.
‘’Sampai hari ini, kami belum menerima adanya keberatan dari perusahaan terkait ketidakmampuan dalam membayarTHR idul Fitri. Begitu juga, belum ada tenaga kerja yang melaporkan kepada kami karena THR Idul Fitri belum dib
Saat melakukan sidak itu, Sekda Yermias Ndiken didampingi Asisten III Setda Kabupaten Merauke yang merupakan pembina para ASN tersebut. Dari sejumlah OPD yang didatangi, kehadiran ASN dihari pertama itu tersebut bervaria
Aksi nyatanya ditunjukkan melalui keberhasilan menyulap lahan tidur seluas 8.000 meter di Timika Papua Tengah menjadi persawahan produktif pada pertengahan 2025, dan kini jenderal tempur yang menjadi momok bagi KKB Papua
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh personel dan fasilitas yang terlibat dalam Operasi Ketupat Cartenz 2026 siap untuk melaksanakan tugasnya. Dirlantas Polda Papua juga ingin memastikan bahwa semua po
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke, Dewanto, saat menyerahkan remisi secara simbolis mengajak seluruh warga binaan yang merayakan Idul Fitri untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SAW, sehingga setelah
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp 250 juta untuk kapal pertama. Lalu untuk kapal yang ukurannya lebih besar diminta tebusan Rp 350 juta,
Gemah takbir keliling kota Merauke tersebut diikuti ratusan kendaraan roda empat dari PKM-PKM yang ada di dalam Kota Merauke. Namun gemah takbir keliling Kota Merauke ini juga diberikan penilaian untuk peserta yang memen
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam 2 tahun terakhir, dimana ratusan nelayan tersebut masih menjalani proses hukum dan penahanan di PNG maupun Aus