Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Abrianto Pardede, menjelaskan pelanggar terbanyak masih didominasi oleh kendaraan roda dua dengan rincian sebanyak 6.912 kendaraan, dengan tidak mengunakan helm lawan arus berkendara di bawah umur, dan pengaruhi miras.
  Dalam rincian penindakan, Polresta Jayapura kota mencatat beberapa kategori pelanggaran: tidak menggunakan helm 535 Pelanggar, Kendaraan knalpot brong 31 Pelanggar, kendaraan tidak dipasangi nopol/Nopol Palsu 72 Pelanggar dan tidak gunakan safety belt 29 pelanggar
Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama mengatakan peraturan undang-undang lalu lintas dengan tegas mengatur belok kiri harus mengikuti rambu, kecuali tidak ada ketentuan rambu di persimpangan jalan tersebut.
  Adapun kegiatan dimulai dari defile masuknya Pasukan Upacara ke lapangan Upacara, demonstrasi ketangkasan Prajurit, sampai dengan Defile Pasukan dan Material serta demonstrasi terjun free fall. Kegiatan gladi tersebut berlangsung pada pukul 06.00 WIT- Selesai.
Tidak boleh seenaknya dengan melakukan kebut kebutan, menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang membahayakan keselamatan bersama contohnya membawa spanduk besar, angkat ban motor, gunakan knalpot bising, tidak menggunakan helm serta ugal ugalan dalam mengendarai kendaraan.
  Kapolda Papua, Brigjen Patrige Renwarin, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesehatan dan semangat dalam melaksanakan tugas kepolisian.
Keselamatan berlalulintas berawal dari kedisplinan dan ketaatan dalam mematahui aturan maupun rambu lalu lintas. Oleh karena itu, upaya untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas terus dilakukan oleh jajaran Polisi lalu lintas Polda Papua. Baik secara persuasive, maupun penindakan dengan pemberian tilang bagi para pelanggar lalu lintas.
 AKP Akbar melanjutkan bahwa menyambut HUT Polantas ke-69 ini pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan seperti bakti sosial di gereja dan masjid, hingga memberikan bantuan sosial kepada sejumlah masyarakat serta melakukan aksi donor darah.
  Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota AKP Muhammad Akbar, S.Sos, dan diikuti oleh kurang lebih sebanyak 25 orang personel Polantas Polresta Jayapura kota, dengan tujuan membantu memenuhi kebutuhan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua.
  Kasatlantas itu mengatakan Pihak Polresta Jayapura kota akan terus menerapkan program menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Jayapura. Program itu diharapkan untuk bisa menekan angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polresta Jayapura kota, dengan melalui sosialisasi saat pembuatan SIM dan pembuatan spanduk-spanduk berisi tentang imbauan.