Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen menjelaskan, kecelakaan lalu-lintas itu melibatkan dump truck warna orange KT 8017 PD yang dikemudikan Usman (48) dengan sepeda motor honda CRF tanpa nomor kendaraan yang dikendarai Ones Sobor (28).
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di dijalan utama distrik Depapre, Rabu (14/12). Truck dengan nomor polisi PA 8940 AJ itu diketahui mengalami kecelakaan tunggal karena disebabkan kelebihan muatan, hingga tidak bisa menanjak dan akhirnya terperosok.
Mengemudi di bawah pengaruh Minuman Keras (Miras) membuat mobil Avanza Veloz bernomor Polisi PA 7691 JA mengalami laka tunggal di Jalan Raya Sentani – Abepura, tepatnya di tikungan sebelah Rumah Makan Yougwa, Distrik Sentani Timur, Rabu (14/12).
Kejadian ini terjadi di Jalan Baru Pasir III Kelurahan Angkasa Distrik Jayapura Utara, Sabtu (10/12) sore sekitar Pukul 16.30 WIT. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, saat dikonfirmasi via telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut.
Kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan mobil pick up Mitsubishi L300 PA 8907 JB ringsek, setelah menghantam pohon. Beruntungnya pengemudi/sopir, Kevin Stevanus Purba (20) hanya mengalami luka robek di kepala dan sesak di dada akibat benturan.
‘’Kemarin kami sudah lakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP disimpulkan bahwa kedua pengendara tersebut dalam posisi salah,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Selasa (6/12).
Korban sendiri mengalami luka robek di kepala, luka robek di hidung, luka robek di dahi dan kedua tangan patah. Kasus tabrakan ini terjadi di seputaran jalan Kebun Coklat, sekitar Sirkuit bermotor, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Sabtu (3/12) sekitar pukul 19.00 WIT.
‘’Untuk kasus tabrakan di Semangga tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan lewat restorasi justice,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH ditemui media ini di ruang kerjanya, Kamis (24/11).
“Kita perlu membangun komunikasi yang harmonis dengan pihak berwajib, terutama pihak TNI dan Polri Sarmi, agar selalu mengedepankan tugas dan fungsinya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban, dan menjaga generasi muda Sarmi, untuk tidak mudah terpengaruh dengan bahan pemicu masalah sosial, seperti miras, narkoba dan kenakalan remaja lainnya, sebab hal-hal demikian nantinya dapat mengganggu ketentraman orang lain. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan kerjasama dari pihak TNI dan Polri di Sarmi kedepan,” Kata Markus Mansnembra, di sela-sela coffee morning.
Dari kronologis yang disampaikan Kasat Lantas Polresta Jayapura, Kompol Ida Pillomina kejadian kecelakaan ini terjadi sekira pukul 06.15 WIT di Jln Raya SPG, tepatnya tikungan dekat RS. Dian Harapan Waena.