Dikatakan, misterius karena polisi belum dapat mengungkap penyebab kematian korban tersebut, apakah tewas karena dibunuh. ‘’Sampai sekarang masih dalam penyelidikan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH, ketika ditemui meda ini, kemarin.
Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres Kompol Muh Nur Bakti, SH, MH membenarkan penangkapan 5 pengecer togel sekitar pukul 16.00 WIT di dua tempat berbeda, yakni di Jalan Sosial dan di Sinakma beserta barang bukti berupa uang tunai Rp 7.724000, kupon togel, kalkulator, klip, buku rekapan serta buku shio.
  Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, mengatakan kedua pelaku awalnya melakukan perbuatan curasnya di depan Halte APO Bengkel lebih tepatnya di seberang Mako Polda Papua usai membuntuti korban bernama Nesri (23) dari arah kota dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Kapolres Yalimo, Kompol Rudolf Yabansabra, SH, MH ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. "Kedua tersangka bersama barang bukti telah kita serahkan  ke Kejari untuk proses lebih lanjut,"katanya dalam release yang diterima Cenderawasih Pos, kemarin.
Seperti yang dialami seorang wanita bernama Oriana Ramela (55) yang menjadi korban Pencurian dengan Kekerasan di Kampung Holtekamp Karang Distrik Muara Tami tepatnya di Jalan Poros Koya Timur - Skouw tak jauh dari Lapangan Grass Track Koya Timur Distrik Muara Tami.
  Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH, didampingi KBO Reskrim Ipda Eko Irianto kepada wartawan mengungkapka bahwa pelaku pencurian tersebut masuk ke dalam toko awalnya dengan cara melompat pagar bagian belakang. Kemudian masuk ke dalam, di mana ada jendela dan pintu.
Dua Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura TT dan YE ditangkap polisi di seputaran Kampung Harapan Jayapura, Sabtu (15/10) sekira pukul 03.00 dini hari.
Kapolres Jayapura, AKBP. Fredericus Maclarimboen melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Riska menjelaskan, saat ini pihaknya juga masih mendalami motif kasus ini termasuk mengejar pelaku. "Sementara ini masih didalami motif kejadian ini," ungkap Muhammad Riska, ketika dikonfirmasi Cendrawasih Pos, Kamis (13/10).
Kepala Sekolah SD Inpres Spadem Merauke Gregorius Jamlean saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bahwa pada Selasa (11/10), pihaknya menerima 15 buah note book dari Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke. ‘’Notebook tersebut baru kami terima dari Dinas Penddikan Kabupaten Merauke pada hari Selasa kemarin,’’ katanya.
Kapolres Jayapura AKBP Fredericus Maclarimboen, melalui kasat reskrim Iptu Muhammad Riska menjelaskan, saat ini Polisi masih mendalami motif kasus pembunuhan tersebut termasuk mengejar pelaku pembunuhan.