Mobil Toyota Fortuner telah diserahkan ke Waket I dan Waket II DPRD Kota Jayapura pada Kamis (8/9)kemarin, melalui Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., kepada Sekwan DPRD Kota Jayapura berlangsung di halaman Gedung DPRD Kota Jayapura.
Pj. Wali Kota Jayapura Frans Pekey, M.Si.,mengakui, Rakor TPID ini Pemkot melibatkan dari Bank Indonesia, BPS Kota Jayapura, Pertamina,Balai POM, dan hubungannya OPD terkait, kepolisian, kejaksaan dan lainnya yang masuk dalam TPID untuk membahas antisipasi kedepan apa yang diambil selain operasi pasar, penyesuaian tarif angkot dan lainnya tentu mengikuti mekanisme prosedur yang ada.
“Soal kenaikan BBM sebelumnya sudah ada arahan dari Kapolri dan kami sudah mengimbau dan menyampaikan kepada anggota kami untuk memberikan jaminan keamanan dan kelancaran dari jalur distribusi. Kami juga merespon soal penolakan dari masyarakat,” ujar Kapolresta menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di Jayapura belum lama ini.
Proses penyelidikan terhadap kasus kecelakaan maut yang terjadi di Koya Koso pada 29 Agustus lalu masih menjadi PR bagi Polsek Muara Tami dan Polresta Jayapura Kota. Pasalnya hingga kini sopir yang menabrak kedua korban bernama Kuple Taniauw dan Isak Merahabia di Jl Trans Arso – Jayapura masih dalam penyelidikan.
Menurutnya, dengan dilakukan sidang APBD Perubahan TA 2022 lebih awal, sudah tentu ini akan sangat membantu Pemkot Jayapura, dalam hal ini jajaran OPD di lingkungan Pemkot Jayapura bisa lebih maksimal dalam menyelenggarakan program kegiatan dan penyerapan anggaran.
"Kami masih menunggu, dan itu sudah menjadi usulan prioritas di tahun 2023," kata, Anthonius M. Ayorbaba, kepada wartawan saat mengikuti Kegiatan Gebyar Mama Papua Mampu di Korem 172/PWY, Selasa, (6/9).
Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kajari Jayapura Alex Sinuraya bersama Kepala Seksi Tindak Pidana umum Kejari Jayapura Dani Rumaikewi,SH, Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang rampasan Kejari Jayapura Hasrul,SH dan fungsional lainnya yang dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Jayapura pada Senin (5/9) sore.
“Pola penyaluran untuk program bantuan ini kami lakukan 3 metode, penyaluran komunitas, penyaluran di kantor pos dan pengantaran langsung kepada KPM saat pengambilan masih berlangsung,’’ungkapnya, Selasa (6/9)kemarin.
Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., mengakui, memang sampai saat ini belum terlihat dampak cukup signifikan terkait harga Bapok dan lainnya, namun untuk masalah penyesuaian tarif transportasi tetap menunggu arahan dari pemerintah Provinsi Papua.
Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., mengakui, ini pihaknya masih menunggu arahan dan instruksi dari pemerintah pusat dalam menyikapi naiknya harga BBM sehingga dalam hal pengendalian inflasi daerah bisa dilakukan secara optimal.