"Dari jumlah yang ada, sisa 6 pasien yang masih dirawat di ruang inap, rata rata pasian dengan dehidrasi ringan. Sementara yang lainnya sudah pulih dan sudah pulang ke rumah," ujar Elpidawati, rabu (16/11).
“Pemerintah Provinsi Papua mengkoordinasikan bantuan sosial untuk korban dengan Kemenksos RI melalui Balai Besar Kemensos yang ada di Kota Jayapura dan Dinas Sosial Kota Jayapura,” kata Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (16/11).
Oleh karena itu, maka Pemkot Jayapura dalam hal ini Bapenda harus mempunyai strategi-strategi intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap kegiatan-kegiatan di lapangan, sehingga ada juga penerimaan lain dalam mendukung PAD Kota Jayapura.
Staf Ahli Sekretaris Daerah Papua, Ferdinand Risamasu mengatakan, sidak ini untuk mengidentifikasi persoalan antrean panjang kendaraan yang mengisi bahak bakar minyak (BBM) di SPBU.
“Saya tidak perlu menyebut nama dan jabatannya, sebab sudah banyak yang tahu. Itu kondisi saat ini dimana pejabat eselon ini banyak yang bergerilya dan bermanuver ke Jakarta untuk mencari jabatan,” kata Sekretaris Partai Demokrat, Boy Markus Dawir melalui ponselnya, Selasa (15/11).
Jadi semua pelanggar lalu lintas yang ditemui di jalan tak lagi dilakukan penilangan. Hanya disini bukan berarti semua bebas semaunya, sebab tilang akan diberikan lewat surat yang dikirim ke alamat rumah masing – masing.
“Awalnya itu hari minggu kami terima pasien anak dengan gejala muntaber sebanyak 16 anak. Keluhan mereka sama, mencret, demam dan muntah,” ungkap Vero, kepada wartawan, Selasa (15/11).
Menurutnya, dalam rangka pengembangan SDM ASN OAP di Kementrian dan Lembaga di Pemerintah Pusat Harusnya sudah dimulai upaya strategis secara terencana, bukan katrol cepat cepat hanya untuk penuhi syarat pj Gubernur.
Dalam kunjungan tersebut, pihaknya telah diberikan data berapa jumlah KK korban kebakaran dan meminta kepada Dinsos Kota Jayapura langsung menyiapkan kebutuhan makan dan minum bagi korban musibah kebakaran yang berada di posko induk penampungan.
Dari aksi ini, Polisi mengamankan 15 orang yang melakukan aksi di dalam lingkungan kampus tanpa seijin pihak kampus. "Hasil pemeriksaan kita selama 1x24 jam, yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka ada 9 orang, sementara 6 orang lainnya kami pulangkan," ungkap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Victor D. Mackbon kepada wartawan, Senin (14/11) siang.