Seorang pemuda berinisial NS harus berhadapan dengan pihak kepolisian, setelah ia diringkus korban bernama Syamsir saat hendak kabur membawa Hp milik korban. Tanpa menunggu lama, ia pun dipegang oleh korban dan rekannya kemudian membawa NS ke Polresta Jayapura Kota.
Aktifitas judi di Kota Jayapura nampaknya masih perlu lebih tegas lagi untuk diberantas. Setelah sebelumnya tim Resmob Numbay Kota Jayapura berhasil menggulung aktifitas judi rolex di Pasar Youtefa, di lokasi lainnya ternyata masih ada yang bermain. Dibekuknya para pemain judi di Pasar Youtefa ini sepertinya tidak diindahkan oleh para pemain judi lainnya di Waena.
 Menurut Frans Pekey, dengan adanya lembaga ini memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk membantu umat atau jemaat dalam menghadapi masalah sosial, kemasyarakatan di Papua lebih khusus Kota Jayapura. Dimana masyarakat Papua, masyarakat Port Numbay sejak diciptakan turun temurun mempunyai adat dan kearifan lokal.
Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan 2 Pelaku bandar judi jenis Rolex di Los Pasar Youtefa Distrik Abepura, Selasa (24/1) siang. Tim yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Aiptu Ade Sero Sero mengamankan RH (36) dan DT (41) beserta barang buktinya.
 "Yang kami tangkap ini hanya bagian terkecil, tapi masih banyak yang belum kita dapat. Oleh karena itu, kedepannya kami akan rutin melakukan patroli miras," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (23/1).
  Untuk mencegah musibah banjir dan tanah longsor, OPD di lingkungan Pemkot Jayapura juga diminta sudah melakukan antisipasi mulai dari Dinas PUPR PKP Kota Jayapura, DLHK, Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial dan lainnya sesuai Tupoksinya masing-masing.
Dalam kunjungan Sabtu (21/1) lalu, Frans pekey menyambangi area Pertigaan di antara Jalan Sampan dan Jalan Serui Dok IX Atas. Penjabat Wali Kota Jayapura itu antusias dengan fasilitas yang dibangun secara swadaya oleh pemuda-pemuda dan warga Dok IX atas.
Hanya karena tak diberi ruang untuk melambung kendaraan, seorang pria berinisial BJ (36) kesal kemudian menghadang sopir berna Jovi Seram (35) yang tidak membiarkannya menyalip. Cek Cok sempat terjadi dan berujung satu pukulan keras di dagu yang membuat korban jatuh kemudian tewas.
Dalam rangka mendukung proses tumbuh kembang anak, Olympic Jayapura, menggelar lomba mewarnai di Entrop, Sabtu (21/1). Daro Hullu, selaku Factory Manager Olympic mengatakan lomba mewarnai tersebut diikuti 24 anak-anak TK, terdiri dari TK Kartika VI-2 Entrop dan TK Koya.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kepada para peserta didiknya, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Jayapura melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) penyusunan rencana kerja tahunan dan buku pedoman guru tahun 2023 SLB N 1 Jayapura.