Pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Keerom, diwakili Asisten II, Edy Buntan. Dia mengatakan bahwa UMKM di Kabupaten Keerom terus berkembang pesat dan dinilai memiliki daya saing dengan produk dari luar.
Festival ini juga merupakan rangkaian perayaan HUT GKI ke-67 di Tanah Papua serta HUT Klasis GKI Keerom ke-17. Dalam festival ini juga dirangkaikan dengan pelantikan panitia Pesparawi XIV Kabupaten Keerom.
"Saya sudah melantik panitia Pesparawi. Dalam kegiatan ini akan datang 6 gubernur dan puluhan bupati/walikota serta peserta yang diperkirakan 10 ribu orang," ungkap Bupati Gusbager usai pelantikan.
Dalam kunjungannya kali ini Bupati didampingi Sekda Keerom, Trisiswanda, Kadis Pendidikan, Stenly Moningka, tokoh agama, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya menyambangi dua kampung diantaranya Kampung Molof dan Warlef di Distrik Senggi.
Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP., diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Trisiswanda Indra, N. S.PT., secara bersama menandatangani NPHD Non Tahapan Pemilu dengan Ketua KPU Keerom Melianus Gobay, disaksikan Kaban Kesbangpol Keerom Elchi Meho, dan sejumlah anggota KPU lainnya.
 Tim Puslitbang Polri dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Syahrial M. Said. S.I.K, selaku Ketua Tim, dengan anggota Kompol Septi Astuti,S.T.M.A. dan Bripka Maradon serta didampingi oleh Konsultan Universitas Indonesia Ir.Abdul Hamdany.,S.T.,M.T. Analisa Utama Bidang.
  Seolah tidak berpuas diri, Pemkot Jayapura kemudian melakukan langkah kerjasama dengan Pemkab Keerom. Ini salah satu jurus baru Pemkot Jayapura, di tengah gempuran ancaman inflasi secara nasional bahkan global saat ini.
Pejabat yang dilantik diantaranya Kepala Distrik Arso Timur, Yunus Psakor, Kepala Distrik Towe, Paulus Sumel, Kepala Distrik Skanto, Slamet Widodo, Direktur RSUD Kwaingga, dr. Yani Cahyo Susilo, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar, Marinus A. Leksi, dan Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Matias Mekawa.
Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu memberikan motivasi dan semangat bagi 31 petani jagung Kampung Wonorejo, di Kawasan Food Estate, Zona 3, Distrik Mannem, Selasa (31/10) kemarin.
Diungkapkan, 11 partai politik yang melakukan penandatanganan NPHD diantaranya Partai Golkar, Partai PDIP, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai PKS, Partai Perindo, Partai PPP, Partai Hanura, Partai Berkarya dan Partai Garuda. Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol, Elci Meho, dan jajaran.