"Ada satu orang korban kebakaran, sehingga kami menyerahkan santunan sebesar Rp 5 Juta sesuai dengan aturan," kata Kepala Balai Besar Kementerian Sosial Republik Indonesia regional 6 Maluku Papua, Jhon Mampioper, Senin (19/6).
 Adapun jenis bantuan yang disalurkan diantaranya Pampers Bayi 3 box (18 paket), Pembalut wanita 5 box (120 paket), Selimut 50 lembar, Tikar 75 lembar., Kasur 70 lembar, Makanan siap saji 200 paket, Lauk pauk 75 paket., dan Makanan Anak 200 paket, dan juga pakaian 72 paket.
 Diantara 9 rumah ini ada juga yang dijadikan tempat aktifitas judi Togel. Lokasinya ikut terbakar dan terlihat hasil rekapan nomor perminggu dan perbulan yang masih terpampang. Padahal hanya beberapa meter dari lokasi judi Togel ini ada masjid yang cukup besar.
Kebakaran ini terjadi sekitar Jam 13.0 WIT, api berasal dari rumah kos yang ditempati oleh bapak Adam, belum tahu penyebabnya apa, tapi dipastikan api berasal dari dalam rumah," ujar Ketua RT.
Sainudin menyebut, sekitar 50 unit rumah Kontrak ludes terbakar. Tidak ada korban jia dalam pristiwa tersebut, namun di pastikan kerugian mencapai ratusan juta.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady menyampaikan bahwa kasus kebakaran dua rumah ini terjadi di Pancuran Kampung Kibologome Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, Sabtu (20/5) sekira pukul 15.30 WIT. Kabid Humas mengatakan kebakaran tersebut berawal dari adanya masyarakat yang melihat asap hitam disekitar dua lokasi rumah tersebut.
‘’Berdasarkan laporan dari pihak SMK Santo Antonius, kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan Rp 1 miliar,’’kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK ditemui media ini, Senin (15/5).
Hanya untuk hasilnya dikatakan masih menunggu kurang lebih sepekan. Polisi juga meminta tak ada opini liar yang ditumbuhkan dari kejadian ini sebab tak satupun yang menginginkan terjadi musibah.
 ‘’Diperkirakan dari korsleting listrik. Karena tadi asap tebal pertama dilihat anak-anak dari atap gedung bangunan,’’ kata seorang guru SMK Santo Antonius yang berada di Jalan Misi, Kelurahan Mandala Merauke itu. Â
‘’Penyebab kebakaran belum diketahui. Masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kapolres. Namun kerugian material atas kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 juta. ‘’Kerugian diperkirakan 500 juta rupiah,’’tandas Kapolres. Dari hasil pendataan yang dilakukan, sedikitnya 15 kios dan 2 lapak tempat mama-mama Papua berjualan ludes terkabar.