Kemudian pada tanggal 11-14 akan dilakukan penilaian oleh tim penilai lomba itu dari DLH Kabupaten Jayapura. Hal ini dikatakan koordinator lomba, Oktovianus Yepasedanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (8/8)kemarin.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan dan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 Tahun itu diikuti oleh puluhan peserta dengan menempuh jarak kurang lebih 5 km.
"Kali ini kami menyediakan menu " Selera Nusantara " Yang mana kami sediakan nasi goreng merah, dengan perpaduan komplit baik itu sate, omelet, nasi goreng merah putih, sambal serta kerupuk dihargai Rp 39 ribu, " terangnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (8/8) kemarin.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, S.I.K melalui Kapolsek Okaba, Ipda Muh.Syamsuri Bakri, menjelaskan, sinergitas antara Polsek Okaba dengan Pemerintahan Distrik Okaba, Koramil Okaba dan Pemerintah Kampung Okaba melaksanakan operasi Miras lokal di Kampung Makaling dan Kampung Okaba, Senin, (7/8), kemarin.
General Manager Front One Green Boutique Hotel,Ade Irma Putri Bungsu Siregar menjelaskan, dalam rangka merayakan momen bersejarah ini, pihak melaksanakan berbagai acara yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan mengundang semua pihak yang peduli untuk bergabung bersama.
Kepala Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Marthen Kafiar, S.IP mengatakan, menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, pihaknya menggelar sejumlah lomba, yakni lomba yosim pancar, vocal group, tarian woor dan lomba solo cilik.
Pencanangan ini diawali dengan jalan santai, star dari Gedung Negara yang saat ini menjadi Kantor Sementara Gubernur Papua Selatan menuju Lapangan Mandala, dilanjutkan dengan senam sehat.
Sebelum melepas peserta jalan santai, Penjabat Bupati Puncak Jaya Tumiran menyerahkan ribuan bendera merah putih kepada masyarakat yang diterima dan diwakili oleh ASN dan Anak-anak Sekolah.
“Kegiatan pasar Sembako Murah ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang lebih murah di tengah harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga (inflasi),” ungkap Tumiran.