"Ada tiga hal yang kami ingin sampaikan yaitu dari sisi kebersamaan yakni berbagai bersama itu indah, menyenangkan dan membuat bahagia, selain itu yang kedua, kami juga bersinergi dengan stakeholder lainnya, karena dengan sinergis kita bisa lakukan layanan terbaik kepada masyarakat, " katanya kepada Cenderawasih Pos
Gus Miftah dalam tausiahnya, mengatakan, dalam konteks halal bi halal merupakan silaturahmi sebagai wahana menyambung kasih sayang. "Dengan silaturahmi akan dipanjangkan umurnya hingga dimudahkan rejekinya," katanya.
Ketua FKMJ sekaligus ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Jayawijaya, H.Adnan Yelipele menjelaskan bahwa, Makna yang terkandung di dalam kegiatan halal bihalal adalah untuk mempererat tali silaturahim antar internal umat muslim dan juga antar muslim dengan saudara -sudara dari non-muslim yang ada di kampung air garam dan sekitarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran, S.Ag., menegaskan mendukung visi BPJPH untuk menjadi penyelenggara jaminan produk halal terkemuka di dunia.