“Masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan Polres, BPBD, dan Basarnas,” katanya. Ia menjelaskan, saat erupsi terjadi terdapat sekitar 20 pendaki berada di kawasan gunung. Mereka terdiri dari sembilan WNA dan sebelas warga lokal. Selain tig
Mengutip dari Antara, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, menuturkan, berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ruang udara yang menjadi jalur pesawat masih terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.