BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Papua dan ini menunjukkan daya saing produk kehutanan di pasar global.
Menurutnya, keuntungan utama dari kesepakatan ini bukan pada pembukaan akses pasar ke Amerika Serikat, melainkan dorongan untuk menjalankan reformasi struktural yang selama ini sulit direalisasikan secara mandiri. Meski
Pelaksana Tugas Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, mengatakan pencapaian positif diawal 2026 tu dibandingkan dengan perolehan sepanjang 2025 pihaknya melakukan ekspor ikan tuna beku sebanyak 20 ton dengan nilai
Menurutnya, capaian ekspor sebanyak 17 kontainer diharapkan dapat terus meningkat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah provinsi akan memperkuat pembinaan melalui dinas terkait, antara lain Dinas Perikanan, Perdag
Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin mengatakan peningkatan ini didorong tingginya permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor seperti Papua New Guinea (PNG), Jepang, Cina, dan Amerika Serikat.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Papua, Selfina N. Sinaga, menjelaskan bahwa seluruh ekspor Papua pada Desember 2025 merupakan ekspor nonmigas. Komoditas utama ekspor nonmigas masih didominasi oleh kayu dan barang dari
Fungki yang didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) Eston Erlangga mengatakan, secara keseluruhan ekspor ke PNG yang dilakukan melalui PLBN Skouw, Kota Jayapura tercatat Rp92.931.169.629.
Komoditas nonmigas didominasi oleh kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai US$14.689,66 ribu, diikuti ikan, krustasea, dan moluska (HS03) senilai US$147,92 ribu, serta komoditas nonmigas lainnya sebesar US$592,54 ribu.
Pengiriman ini dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, didampingi Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, Pj Sekda, para kepala OPD, Plt Kepala DKLH Papua, Yaconias Maintindom dan Plt. Kadis Perdagangan dan Pe
Menurut Hartari, kini pihaknya akan membuka pasar komoditas lainnya seluas-luasnya, karena sudah bisa dilakukan ekspor langsung dan lebih efisien. “Selama ini komoditi seperti kayu dan hasil lainnya yang keluar dari Papu
Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua, Lutfie Nasir menyebut, komditi ikan yang berasal dari Papua banyak dikirim ke Surabaya, Jakarta dan Makassar. Khususnya kepiting dan lobster.
“Eskpor kali ini melalui Pelabuhan Jayapura langsung ke negara tujuan, tidak lagi melalui pelabuhan lain,” kata Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin
Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina menyampaikan, Provinsi Papua pada April 2025 dengan nilai ekspor mencapai US$5.462,12 ribu turun 7,07 persen dibandingkan Maret 2025 senilai US$5.877,95 ribu.
Sebagaimana diketahui bahwa cukai merupakan salah satu instrumen penerimaan negara yang dikenakan khusus terhadap barang-barang karakteristik tertentu yang dikendalikan peredarannya, misalnya karena potensi merusak keseh
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong mengatakan, dengan peningkatan kualitas produksi maka secara tidak langsung akan meningkatkan aktivitas ekspor di Papua. Meski saat ini perekonomian secara global mengalami gejolak, n
Kepala Bea Cukai Jayapura Adeltus Lolok di Jayapura, minggu, mengatakan penggunaan aplikasi CEISA 4.0 sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat sejak 1 Oktober 2024.
Program-program Disperindagkop Kota Jayapura tahun 2025 akan diarahkan pada program kegiatan pembinaan, pelatihan dan kewirausahaan yang fokus pada kegiatan ekspor khususnya komponen-komponen yang ada di Kota Jayapura.
Diakuinya, saat ini belum dilakukan ekspor langsung, namun pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus melakukan pembenahan terkait produk-produk unggulan Papua, seperti ikan, cacao, kopi, dan sebagainya.
Ekspor langsung ini sangat berpotensi karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat di perbatasan dan nilainya tinggi. Tercatat sampai semester 1 tahun 2024 sekitar Rp 15 miliar. "Ini yang terus kita dorong, untuk peningkatan nilai ekspor harus lebih tinggi, dari nilai impor, karena jika nilai devisa suatu negara tinggi akan lebih bagus, "jelasnya.
Seperti yang disampaikan Asisten II Setda Provinsi Papua, Setiyo Wahyudi bahwa sudah beberapa tahun ini pihaknya terus mendorong pengiriman ekspor bisa dilakukan dari pelabuhan yang ada di Papua, terutama Jayapura.
Kepala BPS Papua Adriana Helena Carolina, di Jayapura, Selasa, mengatakan hal itu dikarenakan jenis ekspor pada Agustus 2024 tersebut yakni berupa ekspor migas dan nonmigas.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Jayapura Adeltus Lolok, di Jayapura, Selasa, mengatakan untuk klinik ekspor perkembangannya sangat positif terutama di wilayah perbatasan.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Caroline mengatakan, Ekspor Papua pada Juni 2024 tercatat senilai US$4.022,85 ribu atau turun 36,96 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai US$6.380,98 ribu. Untuk jenisnya, ekspor Papua pada bulan ini berupa ekspor migas dan ekspor non migas, masing-masing sebesar US$0,15 ribu dan US$4.022,70 ribu.
Diakuinya, empat negara tujuan ekspor Papua yang pertama Australia senilai 3.880,59 juta dolar AS atau 60,81 persen, kedua Korea Selatan senilai1.642,14 juta dolar AS atau 25,73 persen, ketiga Selandia Baru senilai 379,68 juta dolar AS atau 5,95 persen dan Papua Nugini senilai 200,48 juta dolar AS atau 3,14 persen.
Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor, EffendI Igirisa mengatakan gudang cold storage di Kampung Kalamo Samber- Binyeri telah beroperasi sejak 13 Mei 2024. Setelah persetujuan perjanjian kerjasama antara Koperasi Samber Binyeri maju dengan PT Perikanan Nusantara Jaya dan hingga 3 Juni 2024 stok ikan di cold storage tersebut baru tertampung sebanyak ton.
Relaksasi ekspor produk pertambangan itu sejalan dengan tujuan pemerintah dalam hilirisasi produk pertambangan. Budi berharap seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, maupun badan usaha dapat bekerja sama dengan baik untuk memajukan industri dalam negeri.
Menurut Derek, pengembangan infrastruktur untuk ekspor langsung ke luar negeri membutuhkan persiapan yang matang. Termasuk pengembangan pelabuhan laut dan udara.
Pj Sekda Papua, Derek Hegemur, mengatakan Pemerintah Daerah akan terus mendorong dan mendukung program program peningkatan produktivitas usaha masyarakat seperti ini, yang pada hakekatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan perekonomian daerah.
"Kami Pelni sangat siap. Apalagi dengan kondisi kapal kami bukan hanya KM. Labobar saja, tapi ada 5 kapal yang siap mengakomodir permintaan masyarakat,"ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Koibur, pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan produksi pada komoditas unggulan di Papua agar dapat dilakukan ekspor. Seperti yang dilakukan kemarin dengan melakukan ekspor biji kakao yang berasal dari Kabupaten Jayapura.
Komoditi yang bisa dikembangkan untuk ekspor adalah tanaman coklat atau kakao serta hasil perikanan. Berbagai potensi itu terus diidentifikasi guna mengetahui potensi serta sebarannya agar bisa menjadi peluang ekspor dari Papua.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Caroline menjelaskan, Ekspor Papua pada Februari 2024 tercatat senilai US$6,09 juta atau naik 170,35 persen dibanding bulan sebelumnya yang senilai US$2,25 juta.
Diakuinya, ekspor bijih logam, terak dan abu (HS26) Papua pada November 2023 senilai US$538,01 juta. Ekspor golongan Ikan dan hewan air lainnya (HS03) senilai US$0,06 juta dan ekspor non migas lainnya senilai US$0,002 juta yang dikirimkan langsung dari Papua.