"Saya bersama tim saat ini sedang memikirkan strategi penanganan bencana alam untuk segera ditangani," kata Ribka, sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Minggu (6/8).
Menurut Adri, ribuan warga Agandugume dan Lambewi menempuh perjalanan dua hari satu malam menuju Sinak. Mereka sempat transit di Distrik Oneri. Di sana, mereka dibantu masyarakat setempat untuk bisa bermalam dan makan. ”Jadi itu yang saya bilang, kesetiakawanan sosial tinggi di sana. Kalau dapat bantuan pun tidak rebutan yang seolah seperti untuk dirinya sendiri. Saya sampai nangis,” ungkapnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan bencana ini terjadi secara periodik setiap tahun mulai Mei, Juni dan Juli. Penyebabnya, cuaca ekstrim akibat hujan es dan kabut yang membuat tanaman termasuk umbi-umbian yang menjadi bahan makanan masyarakat jadi membusuk.
"Tidak ada (gangguan keamanan). Jadi, saya pastikan untuk kendala dari KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), KST (Kelompok Separatis Teroris), tidak ada. Jadi, memang saat ini kendalanya hanya cuaca saja," kata Yudo usai Rapat Koordinasi Penanganan Kekeringan dan Kelaparan di Papua Tengah yang digelar di kediaman resmi Wakil Presiden, Jakarta, Rabu.
"Hanya memang distribusi ke tempat-tempat yang ini memang menjadi kendala yang sedang dicari solusinya; selain (dengan) dipanggul ini, apa lagi solusinya," kata Ma'ruf Amin di kediaman resmi Wapres di Jakarta, Rabu.
Bakti sosial Pengurus Daerah Bhayangkari Papua itu dilakukan dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada para purnawirawan dan warakawuri Polri. Seperti yang dilangsungkan pada, Selasa (01/08).
Saat pesawat yang diawaki Capt. Ukum dan Capt. Putri, mendarat di lapangan terbang Agandugume, Bupati Willem Wandik langsung disambut sulacita oleh warga. Bahkan tidak sedikit yang menesteskan air mata bahagia kareba bantuan bahan makanan yang mereka nantikan bisa tiba.
“Saya serahkan secara simbolis kepada penerima bantuan beras di Distrik Karubaga, distrik-disrik lain nanti menyesuaikan. Jadi 46 distrik semuanya mendapat bantuan beras ini,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Desman Penggu
Menurut Wakil Koordinator Astra Group Pqpua, Mohammad Nur Iman menjelaskan bahwa, ini bukan kali pertama, menjadi Kampung binaan Astra, Kampung Enggros sudah 5 tahun.
Bantuan diserahkan oleh Direktur PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma kepada Plt Direktur Perlindungan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Adrianus Alla.