Bantuan yang disalurkan berupa, 4 buah Mobil Kemensos, 100 PJUTS (Penerangan Jalan Tenaga Surya), 20 ekor babi besar, ATK (Alat Tulis Kantor), infocus, AC, PC, laptop dan bantuan modal kewirausahaan. Bantuan-bantuan ini nantinya dibagi ke beberapa Kabupaten di wilayah Pegunungan Papua.
Bupati Nahor Nekwek.SPD.MM mengatakan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Yalimo dengan memberikan sosialisasi tersebut, diharapkan kedepan dapat diperoleh juga data –data secara serius dari Lima Distrik se Kabupaten Yalimo supaya diketahui bersama masalah-masalah yang terjadi di masyarakat, dengan demikian masalah-masalah tersebut dapat tertangani secara serius oleh dinas yang bersangkutan sesuai dengan visi misi bupati Kabupaten Yalimo
Kapolsek Bokondini Iptu Remi Kogoya menyatakan kehadiran aparat TNI-Polri baik dari Polsek (Bhabinkamtibmas) maupun Koramil (Babinsa) adalah memberikan pelayanan pengamanan dalam hal proses pembagian bantuan beras, agar tertib, sehingga tidak terjadi desak - desakan antar warga yang berantusias sebagai penerima bantuan. ujarnya
Selain itu kasur 10 unit, selimut 50 lembar, pembalut wanita 72 paket, tenda gulung 4 lembar, dan matras tidur, 20 lembar. Bantuan diserahkan langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi, Benhur Tomi Mano, bersama jajaran BBPPKS Jayapura, kepada para korban di lokasi kebakaran, Rabu (6/12).
"Kita masih berjuang untuk permintaan bantuan ke Badan Penanggulangan Bencana Pusat kemudian ke Kementerian Sosial, baru ke Kementerian PUPR, bukan hanya korban kebakaran yang kemarin, tapi korban yang terkena dampak gempa bumi waktu lalu," katanya.
Dikatakan Kemensos melalui BBPPKS Jayapura akan menyalurkan bantuan sesuai permintaan Dinsos Kota Jayapura."Dinsos mendata ada beberapa barang yang dibutuhkan seperti makanan siap saji, makanan anak, family kits, kasur selimut, tikar, dan pembalut wanita," ujarnya.
“Rencana kami akan turun lagi ke kabupaten/kota di Januari 2024 untuk mengevaluasi program penanganan stunting di 9 kabupaten/kota yang telah kami kunjungi. Kami akan lihat capaian program percepatan penanganan stunting PKK di daerah,” ucap Linda usai Natal bersama di Sarmi Kamis (30/11).
“Untuk alat radio terapi disediakan melalui DAK, pertengahan Desember alatnya masuk. Begitu fisik (pembangunan-red) selesai, alatnya langsung kami pasang di Gedung Radio terapi yang baru,” kata dr Aloysius kepada Cenderawasih Pos, Senin (13/11).
Kepala DKLH Papua, Jan Jap Ormuseray, mengatakan bahwa penyerahan bantuan ini bersumber dari dana DAK serta merupakan bagian rangkaian kunjungan kerja Gubernur Papua dan Sekda Papua ke Kabupaten Jayapura, Keerom dan Kota Jayapura.
Padahal lanjut Jhon Sany tatanan lemerintahan di Kampung Enggros sudah sangat jelas dan struktur. Namun yang terjadi selama ini pemerintah masih menyatuhkan oemerintah Kampung Enggros dengan Kampung Tobati.