Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Bagian Akademik, Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Uncen per Mei 2026, sebanyak 865 mahasiswa dari berbagai jenjang program studi telah dinyatakan lulus dan siap mengikuti prosesi pengukuhan. Dar
Dari informasi yang Cenderawasih Pos peroleh, aksi ini merupakan aksi spontanitas yang dilakukan mahasiswa dalam rangka memperingati lima tahun peristiwa penggusuran paksa asrama mahasiswa (Rusunawa) di Waena, Perumnas III, Distrik Heram. A
Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode II Tahun 2026 di Auditorium Uncen, Kamis (21/5/2026). Sebanyak 873 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan da
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid dari peminatan IPS. Seluruh lulusan merupakan atlet muda berbakat yang terbagi dalam lima cabang olahraga (cabor) unggulan, yakni; Sepak Bola, Bola Vo
PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi memulai Program Eksekutif Mengajar untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih menempuh jalur presisi.
Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini menggandeng tim ahli dari Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk mela
Rektor Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., mengungkapkan bahwa program studi di Uncen yang paling banyak diminati oleh calon Mahasiswa baru (Maba) saat ini adalah Kedokteran, Ke
Oscar juga memaparkan total daya tampung mahasiswa baru di Uncen tahun 2026 yang mencapai 5.335 orang. Sementara untuk kuota penerimaan mahasiswa baru di Uncen telah diatur sesuai regulasi, di mana jalur SNBP minimal 20
“Harapannya ia akan tumbuh subur, disiram dan dirawat dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, agar menghasilkan buah kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang.”ungkap Yan Dirk Wabiser disela kegiatan penanaman pohon.
Gabi, sapaan akrabnya, adalah potret mahasiswa perantau asal Kaimana, Papua Barat, yang menolak menyerah pada keadaan. Hidup di sebuah kos-kosan di wilayah Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura Provinsi Papua menuntutnya u