Sidang berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Rapat dan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP., M.H., anggota DPRD Kabupaten Jayapura dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jayapura, serta unsur Forkompimda Kabupaten Jayapura.
 "Sumber PAD di Kabupaten Jayapura masih rendah di sektor pariwisata, karena rata-rata masih di kelola pemilik hak ulayat, jadi Pemkab Jayapura melalui OPD teknis harus bisa mengelolanya dengan baik supaya Pemkab juga bisa mendapatkan PAD,"ungkapnya.
 Tidak hanya bibit pinang saja, namun bibit buah- buahan juga banyak seperti buah rambutan binjai, duku, alpukat, pete, jengkol, mangga dan durian. Karena saat ini menanam buah- buahan sudah digemari masyarakat karena mudah dan waktu tanam hingga berbuah juga tidak lama.Â
Menurut Esau, untuk Pencaker dari Kabupaten Jayapura jika mau bekerja biasanya ada yang mencari kerja ke Kota Jayapura karena di sana masih banyak kesempatan di banding Kabupaten Jayapura. Seperti penerimaan karyawan perhotelan, supermarket, restoran dan lainnya.
Triwarno mengakui, hadirnya Gerai Sako Ethnic Art diharapkan bisa menjadi salah satu pusat perbelanjaan produk souvenir khas Papua maupun produk souvenir khas Papua yang telah dimodifikasi , sehingga pengunjung ada banyak pilihan.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura Abdul Hamid Toffir mengatakan, dalam pemilihan kursi legislatif di Kabupaten Jayapura pada Pilkada Februari 2024 mendatang, akan ada penambahan 5 kursi dewan dari 25 kursi menjadi 30 kursi , karena ada penambahan populasi jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura.
Indah dan Narto warga Sentani mengakui, soal kebersihan di Pasar Pharaa Sentani sampai saat ini masih belum maksimal, karena kesadaran warga, pedagang dalam membuang sampah belum maksimal, terlebih petugas kebersihan yang tidak banyak juga membuat pelayanan kebersihan belum optimal.
Tersedianya lahan bagi para penjual buah-buahan, makanan dan minuman serta aneka jajanan di Pertigaan Jln. Kemiri Sentani, memberikan angin segar bagi pelaku usaha. Berbagai jajanan dan kuliner bisa dijumpai, mulai dari buah-buahan segar, penjual makanan, penjual pinang, bensin eceran sampai pasar malam. Orang-orang menyebut tempat ini dengan nama Taman Kemiri.
"Kinerja pemerintahan triwulan pertama saya sudah dievaluasi dan saat evaluasi oleh Kemendagri saya juga membawa OPD teknis supaya bisa menjelaskan progres program kegiatan yang telah dilakukam dan memang berjalan dengan baik,"ujarnya, Selasa (22/5)kemarin.
Terkait rencana kunker dewan ke Jepang ini kata Triwarno, sekaligus studi banding dan diharapkan membawa dampak serta perubahan bagi masyarakat, karena dana pembiayaan studi dari APBD uang rakyat, sehingga harus ada dampaknya yang dirasakan rakyat serta membawa perubahan di Kabupaten Jayapura.