Dalam pesannya Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Kabupaten Jayapura, tentunya upacara ini adalah momen yang sangat sangat penting.
Dan saat ini Pemkab Jayapura masih menunggu berapa kebutuhan yang dibutuhkan KPU Kabupaten Jayapura sambil dilakukan kajian oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jayapura karena pemberian dana hibah harus disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jayapura Alpius Toam mengatakan, untuk sampai saat ini pengerjaan pembangunan jalan kemiri Depapre sepanjang kurang lebih 24 Km masih dalam tahap pekerjaan dan ditargetkan pada bulan Februari 2024 sudah selesai pengerjaan pembangunan jalan tersebut.
Soal keluhan pedagang di Pasar Pharaa Sentani di bagian lapak paling belakang yang baru di bangun pasca kebakaran, pedagang meminta dibuatkan drainase dan jalan supaya saat hujan tidak becek dan ada pembuangan air melalui drainase.
Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura tengah menangani kasus penipuan yang merugikan korbannya sebesar Rp 1 miliar. Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH saat ditemui diruang kerjanya Sabtu (30/9) siang. Ia mengatakan dari kasus tersebut sudah ditahan seorang tersangka berinisial TW (49).
Bule tersebut mengaku tertarik dengan pesta budaya makan papeda. Menurutnya ini hal yang unik. Bahkan warga setempat menghadiahkannya mangkok kecil yang terbuat dari tanah liat.
Kurang lebih sejam sebelumnya sekitar pukul 02.00 WIT, pelaku berinisial SM (26) melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan terhadap korban seorang wanita MR (17) dan akhirnya berhasil diringkus Timsus Cycloop Polres Jayapura sekitar pukul 03.30 WIT di Jalan Sosial Sentani.
Lapak di Pasar Pharaa Sentani yang dibangun oleh BPBD Kabupaten Jayapura di eks lapak yang terbakar sudah sebagian di tempati pedagang. Namun sarana dan prasarana akses ke lapak tersebut belum dilengkapi mulai dari jalan, drainase dan tempat sampah, sehingga membuat pedagang dan pengunjung kurang nyaman.
Andi selaku warga Sentani, Kabupaten Jayapura sangat menyayangkan kenapa saat ini taman yang sudah dibuat dibiarkan begitu saja tidak dirawat, padahal pada saat lomba membuat dan menghias taman hampir setiap hari taman dibersihkan dan dirawat, bahkan dimodali banyak tapi sekarang dibiarkan begitu saja bahkan ada properti di taman yang sudah hilang dan rusak.
Imran pedagang ikan di pasar pharaa sentani mengaku, saat ini lapak pedagang ikan dalam berjualan memang ada di lokasi tengah, dibuat sementara sambil menunggu pembangunan drainase selesai. Jadi pengunjung bisa membeli ikan di lapak bagian tengah walaupun tempatnya kurang begitu nyaman karena hanya digunakan sementara saja.