Pelaku Pencurian mobil Abepura yang berhasil dibekuk Tim Opsnal Reskrim Polresta Jayapura Kota bersama Unit Reskrim Polsek Abepura, Kamis (6/2). (foto:Foto/Humas Polresta Jayapura)Â
Kapolres melihat dari hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan timnya diduga aksi ini tidak murni alias sudah didomplengi pihak di luar penerima manfaat. Seperti diketahui di Yahukimo masih ada kelompok-kelompok berseberangan yang eksis terutama di dalam kota, salah satunya KNPB.
Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat mengatakan, mereka ditangkap pada 6 Februari lalu di tiga tempat berbeda, yakni di Jalan Hasanuddin depan kantor jasa pengiriman barang Lion Parcel Timika, Jalan Pendidikan Jalur 3 Timika dan di Jalan Poros Sp5 depan Gor futsal Timika.
Dalam sesi dialog, warga mengungkapkan keresahan mereka terkait maraknya kasus pencurian di sekitar kompleks dan peredaran minuman keras (Miras). Warga mengeluhkan bahwa Miras sudah menjadi konsumsi umum tanpa batasan yang jelas.
Diberitakan sebelumnya, pasca peristiwa pembunuhan terhadap pilot PT Intan Angkasa Air Service, Mendiang Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Mimika, Papua Tengah pada Agustus 2024 lalu, pelayanan kesehatan di kawasan tersebut lumpuh total.
Menurutnya identitas jenazah pria tersebut terungkap setelah seorang anggota keluarganya mendatangi kantor Pelayanan Polres Mimika yang berada di Jalan Cenderawasih pada Selasa dini hari.
Kapala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIT saat dua orang tak dikenal datang ke kios milik korban dengan berpura-pura hendak berbelanja. Ketika korban menanyakan apa yang ingin dibeli, salah satu pelaku tiba-tiba menodongkan senjata yang diduga rakitan dan melepaskan tembakan.
Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Lucky Mahakena menyebutkan, janazah pria tanpa identitas tersebut masih berada di kamar jenazah. Â Pihaknya tengah menunggu koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan tindakan.
Kapolres Yahukimo melalui Wakapolres Yahukimo, AKBP Abd. Kadir, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga para pelaku dapat diproses secara hukum. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kasih ke rumah duka keluarga korban