Kasi Humas Prih Sutejo menjelaskan bahwa untuk kasus yang berentetan itu yang diawali dengan truk tabrak rumah yang menyebabkan 3 korban luka kemudian pembakaran 2 truk kemudian ditangani oleh Satlantas dan Satreskrim
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Wakapolsek Sentani Kota AKP Heri Wicahya mengungkapkan aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban MD, hingga kini belum teridentifikasi (Mr. X), dikeroyok oleh lima
Dalam operasi ketupat kali ini, Polres Merauke membuka 1 posko yang berada di Mapolres Merauke, kemudian ada 6 pos  pengamanan didaerah strategis yaitu terletak di Lingkaran Brawijaya, Bandar Udara Mopah, Pelabuhan Laut
Menyadari bahaya, para pedagang segera menyelamatkan diri. Tim gabungan Polres Waropen, Polsek Warbah, dan BNPB Kabupaten Waropen pun diterjunkan untuk mengevakuasi warga dan memadamkan api. Namun, keterbatasan peralatan pemadam membuat upaya pemadaman terkendala.
 Setiap kapal yang berlabuh akan dicatat jumlah penumpangnya guna memantau trend arus mudik dan arus balik. "Pendataan ini penting untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan atau penurunan jumlah pemudik dibanding tahun sebelumnya," ujar Victor.
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Lantas AKP Laly Pundu menyatakan banyaknya kendaraan roda dua yang terparkir di halaman Polres Jayawijaya dari berbagai kasus, seperti kasus lakalantas, hasil hunting dan razia oleh jajaran Polres Jayawijaya. Kendaraan-kendaraan tersebut diduga tak memiiki kelengkapan dokumen sehingga warga yang terjaring dalam razia atau hunting tak pernah datang untuk mengambil kendaraanya.
  Selain mengaktifkan satu posko itu, biasanya juga akan meningkatkan peran dari anggota polisi yang tergabung dalam tim patroli motor dan juga termasuk anggota yang bertugas di pos sekitar Perumnas 3 waena.
Antara korban dan pelaku, ungkap Kasi Humas Prih Sutejo, masih memiliki hubungan keluarga dekat. Karena salah satu orang tua dari korban dan pelaku tersebut masih saudara kandung. ‘’Penganiayaan itu, kemungkinan diawali dengan selisih paham diantara korban dan pelaku setelah dipengaruhi minuman keras. Karena tidak ada juga yang lihat langsung,’’ katanya.
Melihat itu, Ilyas Sesa dan Amos Dandan segera melarikan diri. Namun, Dandan terjebak di tengah kerumunan massa dan akhirnya tewas akibat serangan benda tajam. Sementara itu, Yulius Sapa nyaris menjadi korban percobaan pembacokan menggunakan kapak, tetapi berhasil melarikan diri.
Kronologis pengungkapan kasus ini bermula pada Sabtu 22 Maret 2025 sekitar pukul 11.00 WIT, aggota Polsek Heram mendapat laporan dari masyarakat adanya 2 unit kendaraan bermotor diletakkan di semak semak dan ditutupi rumput di sekitar Buper Waena. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan dua barang bukti sepeda motor dan 1 barang bukti sepeda motor lainnya yang diletakkan di sekitar TKP pertama.