Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka menuturkan, dalam operasi pencarian tersebut, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. "Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan
Dalam penangkapan ini aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 20 butir amunisi tajam kaliber 5.56 mm serta sejumlah barang bukti lainnya. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang anggota Polisi dari Polres
Dari pantauan media ini, tampak salah satu keluarga dari pemilik rumah tersebut memindahkan barang barang dari dapur seperti mesin cuci, piring, loyang, ember dan sebagainya untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman de
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay,S.I.K melalui Kepala Unit Pidana Umum Polres Jayapura Iptu Wayan Winaya menjelaskan, rekonstruksi yang dilakukan didepan Hotel Horex Sentani, merupakan adegan pembunuhan yang melibat
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay,S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan sejak dua tahun lalu stok plat hitam kendaraan roda dua alami kekosongan.
Mendapati informasi tersebut, tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Mimika langsung menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan pemantauan. Setibanya tim Opsnal di lokasi, tim mendapati target yang dicurigai, yang bersangkut
Dijelaskan, Tim Identifikasi yang dipimpin Ipda Adnan bersama 6 personel juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan bayi berjenis kelamin perempuan yang belum mempunyai nama alias Ms.X tersebut.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jayapura, Kompol Septen Sianturi membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan mendalam kepada Frenky Monim yang sempat viral. "Sebenarnya, yang bersangkutan datang ke P
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang kepada wartawan mengungkapkan, bahwa jenazah korban pembunuhan tersebut diketahui dari adanya laporan yang diterima petugas piket SPKT P
Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mediasi tersebut. " Mereka menyerahkan atribut dengan kesadaran sendiri dan kini kembali menjadi bagian dari masyarakat. Tidak ada gangguan,