Sunday, April 12, 2026
26.3 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

PASAR

Pembenahan Pasar Youtefa Akan Jadi Prioritas Walikota Baru

  Salah satu persoalan yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kota adalah kondisi infrastruktur pasar yang sangat minim khususnya jalan. Pasar ini juga kerap menjadi bulan-bulanan banjir, sehingga membuat kondisi jalan di dalam pasar tersebut becek dan berlumpur.

Penataan Pasar Otonom Dinilai Gagal

   "Kalau menurut kami, kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah kemarin itu gagal. Menyuruh orang tidak boleh jual di dalam jalan masuk pasar, tetapi sekarang justru orang ramai-ramai jualan di jalan di luar sana, itu kegagalan," kata Supri Samber, salah satu warga yang ditemui di Pasar Otonom Kotaraja

Pasca Banjir, Aktifitas Pasar Youtefa Kembali Bergeliat

   Menurutnya banjir yang menggenangi Pasar Youtefa kemarin itu menimbulkan kerugian bagi pedagang. Namun dia mengaku tidak rugi terlalu besar. Sementara itu, pedagang lain, Kristina (30) mengatakan, sejak Senin (3/2) pasca kejadian dirinya tetap berjualan meski tempat jualannya masih tergenang akibat banjir.

Harga Daging Babi di Pasar Sentral Timika Makin Mahal Pasca Nataru

Pedagang menyebut, harga daging babi mahal karena dampak African Swine Fever (ASF) yang sempat melanda Mimika beberapa waktu lalu mengakibatkan hampir 90 persen populasi babi di Mimika mati.

Hujan Deras, Pasar Youtefa Terendam Banjir

   Banjir tersebut berasal  dari luapan sungai yang ada samping pasar, baik Kali Acay maupun Siborhonyi. Luapan kali ini diperparah karena tersumbatnya salura air akibat banyaknya sampah yang dibuang sembarangan.

Jayapura Diguyur Hujan, Omzet Pedagang Anjlok

"Setiap hujan deras, Pasar Youtefa Abepura tergenang air. Ini mengakibatkan omzet pedagang menurun, karena jalan menuju pasar becek dan banyak pedagang tidak bisa berjualan lantaran tempat jualan mereka becek, kami pasrah saja," katanya, Selasa

BPS Sarankan TIPD Pemkab Jayawijaya dan Pemprov Papeg Untuk Operasi Pasar

Hal ini menyusul inflasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan pada Januari 2025 mencapai 4,55 persen, tertinggi di Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayawijaya Arther Ludwig Purmiasa mengatakan dari 38 provinsi di Indonesia, Provinsi Papua Pegunungan tertinggi dengan inflasi sebesar Rp4,55 persen.

Belum Semua Dicor, Masih Ada Jalan Lubang dan Berlumpur    

  "Jalanan yang becek tersebut juga akan mengakibatkan air tergenang hingga setinggi mata kaki orang dewasa, tetapi apabila hujan turun dengan lebat dan beruntun maka akan terjadi banjir," katanya.

Taman Kota Disinyalir Jadi Tempat Maksiat

Menariknya dari aksi yang diinisiasi oleh Komunitas Rumah Bakau Jayapura tersebut, juga ditemukan satu paket ganja kering siap edar. Ganja ini ditemukan di dalam kotas dus rokok yang dikemas di dalam plastic bening berukuran kecil.

Harga Cabai  dan Sayur-Sayuran Naik Cukup Tinggi 

Seperti pantauan  media ini di Pasar Wamanggu Merauke. Untuk kangkung cabut yang sebelumnya 3 ikat dijual  Rp 5.000 sekarang dijual dengan harga Rp 10.000. Kol  menjadi Rp 45.000 perkilo. Tomat  yang pada musim  kemarau bisa dijual dengan harga  Rp 5.000-10.000 perkilo saat ini harganya sampai  Rp 50.000 perkilo.

Latest news

- Advertisement -spot_img