Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut hampir mendekati 1.000 pelanggan. Karena itu, Bambang mengaku belum memiliki data valid berapa kubik rata-rata pemakaian air
Untuk menjernihkan air yang dipompa dari Rawa Biru ke setiap pelanggan PDAM di Merauke, Kementrian Pekerjaan Umum akan membangun water treatmen plan (WTP) di Wasur, Kabupaten Merauke.Â
Meski demikian, PT AMJ bergerak cepat melakukan penanganan. Perbaikan dilakukan secara intensif dan berhasil dituntaskan pada Sabtu pagi. “Kerusakan ini dengan sigap kami tangani. Gangguan layanan hanya berlangsung sekit
Penyerahan SK penunjukan Matias Makuker sebagai Plt. Direktur PDAM Biak dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailo dan dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon II dan III, di
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mngakui jika pemerintah telah membentuk Perusahaan Daerah Ari Minum (PDAM) karena pemerintah menginginkan agar seluruh warga yang ada di Kota Wamena bisa mengkonsumsi air bersih, d
Terkait persoalan yang dihadapi Puskesmas Emereuw, menurut Entis Sutisna, kendalanya bukan pada PT AMJ, namun karena sambungan instalasi pipa pihak Puskesmas yang menjadi kendalanya.
Kata dr. Ellis Mando, selama ini untuk memenuhi kebutuhan pelayanan, pihaknya harus membeli air tanki. "Karena air tidak jalan, mau tidak mau kita beli air tanki, karena pelayanan harus tetap jalan," ungkapnya.
Untuk di Muara Tami sendiri sudah ada 1.465 Sambungan Rumah (SR) yang sudah dipasang dan kini sudah berjalan, selain dari 2000 SR tersebut. "Dengan sisa waktu kurang lebih 5 bulan ini, kami yakin target 2000 ini bisa ram
‘’Sudah banyak yang sudah dilakukan manajemen lama, tapi tentunya masih banyak PR yang harus kita lakukan. Karena kita punya infrastruktur air minum ini merupakan peninggalan Belanda dan itu fakta. Tapi, kedepan kita cob
Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencurian meter air ini. Ia mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terh
Tak hanya itu, setiap kali banjir, hampir setiap drainase hingga bantaran kali atau sungai dipenuhi sampah plastik yang kebanyakan adalah botol plastik air minum. Sampah plastik juga sering terlihat menumpuk berhari-hari
 Diakuinya, dengan semakin banyak pemerintah memanfaatkan air minum lokal, maka dapat membantu meningkatkan PAD." Jika pendapatan meningkat, secara otomatis maka pendapatan kita meningkat, dari penjualan air minuman kem
  Penyembelihan disaksikan langsung oleh Direktur Utama Dr. Entis Sutisna, SE, MM, MAk,Ak CA,CGRM , Direktur Teknik Yan P. Nasadit, ST dan Direktur Umum Syors H. Ondi, SE dan diikuti seluruh pegawai di lingkungan PT AM
 Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo langsung berkoordinasi dan menghadirkan langsung Direktur PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (AMJRN) Entis Sutisna dalam sesi hari terakhir Turkam di kampu
 Kemudian pelanggan golongan niaga sebesar lebih Rp 3.5 Miliar atau 9.02 persen, dan ketiga golongan instansi Pemerintah, TNI/Polri lebih Rp 3.1 miliar atau 8.06 persen, kemudian Golongan Sosial lebih Rp 600 juta atau 1
  Direktur Utama PT AMJRN Entis Sutisna menjelaskan bahwa kerjasama yang utama adalah memberikan hak tagih kepada Kejari Jayapura kepada pelanggan yang sudah memiliki tunggakan cukup besar, terutama pada instansi pemerintah, TNI/Polri dan klasifikasi pelanggan niaga, rumah tangga mewah.
"Potensi sumber air di Kabupaten Jayapura cukup banyak, seperti di Harapan Kali Bak, beberapa potensi sungai di Kabupaten Jayapura, namun masih terkendala Hak Ulayat," katanya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.
"Tahun 2024 kami berhasil mendapatkan laba sebesar Rp 2,6 miliar, sehingga pencapaian terhadap target PAD, untuk pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai pemilik saham mayoritas, melebihi dari ditargetkan tahun 2025 yaitu,
Ia mendesak pemerintah daerah untuk proaktif menyediakan bursa lapangan kerja sebagai wadah bagi para pencari kerja. Selain itu, ia juga menyoroti program pelatihan keterampilan yang telah dilengkapi dengan sertifikat ko
  Direktur PT. AMJ, Dr. Entis Sutisna, mengungkapkan sedang memproses data para pelanggan menunggak. Saat ini jumlah pelanggan PT. AMJ itu sudah mendekati 29.500 pelanggan
 Direktur Utama PT AMJRN, Entis Sutisna, mengungkapkan bahwa target pemasangan Sambungan Rumah (SR) air bersih di Distrik Muara Tami tahun ini ditingkatkan menjadi 2000 SR baru, dari sebelumnya hanya 1500 SR baru.
 Petugas Tim Teknik PT AMJ langsung dikerahkan untuk melakukan tracking pipa Transmisi diameter 450 mm, mulai dari Skyline sampai dengan Sumber air Kojabu dengan Jarak 10 Km.
  Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menjelaskan, setelah media yang berlangsung 3-4 jam itu akhirnya menemukan titik temu dengan pihak adat atau pemilik ulayat. "Mediasi yang berlangsung berjam-jam ini kita berdiskusi dan berbicara dari hati ke hati akhirnya ada titik temu," ujar Abisai Rollo.
 Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kejari Jayapura, Stanley Yos Bukara dengan Direktur PT AMJ, Entis Sutisna ini, disaksikan Wali Kota Jayapura, Abisai bersama Wakil Rustan Saru, Pj Bupati Jayapura, Samuel Siriwa dan juga pihak-pihak terkait lainnya, di Hotel Horizon Ultima Entrop
 Terkait efisiensi anggaran, kata Abisai Rollo Pemkot akan membahas kembali jumlah penyertaan Modal yang akan dialokasikan ke PDAM. "Kalau setiap tahunnya Rp 4,5 miliar, memang agak berat setelah efisiensi anggaran, namun ini menyangkut kebutuhan masyarakat jadi, nanti kita perlu bicarakan lebih lanjut lagi," lanjutnya.
  Direktur PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani, (Perseroda) Entis Sutisna, menjelaskan bahwa perubahan badan hukum PDAM Jayapura menjadi Perseroda semata-mata dilakukan untuk memenuhi regulasi pemerintah pusat.
 Direktur PT Air Minum Rohongholo Nanwani Jayapura (PTAMJ), Entis Sutisna, mengharapkan dukungan Pemerintah Kota Jayapura, khususnya dari Wali Kota terpilih Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menurutnya, hingga saat ini PTAMJ bersama pemborong dan pemilik ulayat belum mencapai kesepakatan terkait tindak lanjut proyek tersebut.
Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman disela-sela running test tersebut mengatakan, pembangunan jaringan dan pengolahan air baku ini dimulai sejak tahun 2013 lalu dengan pemasangan pipa induk atau primer dari sumber air ke pengolahan tersebut berjalan 43 kilometer.
 Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani Entis Sutisna menjelaskan, potensi Intake Siborgonyi, mampu menambah jam pelayanan. Pasalnya, potensi intake Siborgonyi di Distrik Heram, Kota Jayapura menjadi harapan optimalisasi pelayanan air bersih bagi masyarakat pelanggan PT. Air Minum Jayapura.
  Direktur PT AMJ Entis Sutisna menyampaikan bahwa masih ada warga yang kurang peduli dalam menjaga fasilitas PT AMJ, bahakan ada yang nekat melakukan pengerusakan. "Seperti di titik Kampwolker dan Bhayangkara, kami masih menemukan ada oknum warga yang melakukan sambungan ilegal khususnya di jalur Perumnas 3 Waena," ujar Entis Sutisna saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos
 Direktur PT AMJ Entis Sutisna menyampaikan hingga saat ini total pelanggan PT AMJ sebanyak 39.200 sambungan, yang tersebar di dua daerah yakni, Kabupaten Jayapura sebanyak 4.000 sambungan sedangkan Kota Jayapura sebanyak 35.200 sambungan.
 "Akibat pemalangan ini, pekerjaan kontraktor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua terhenti selama beberapa minggu. Hingga saat ini, pekerjaan belum bisa dilanjutkan dikarenakan belum bisa memenuhi tuntutan pemilik hak ulayat dengan nominal yang belum terpenuhi," ungkap Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr. Entis Sutisna
  Menurut Entis, target 2025 ini akan mulai dikerjakan mulai bulan Maret mendatang. "Saat ini tim sedangkan melakukan pendaftaran dan survei lanjut, yang rencananya akan mulai eksen bulan tiga ini," ungkapnya.
  Penandatangan MoU ini dipimpin langsung oleh Pj Walikota, Christian Sohilait bersama Direktur PDAM Jayapura, Entis Sutisna yang disaksikan jajaran pimpinan OPD lingkungan Pemkot Jayapura.
Menurut Entis, jumlah produksi itu disesuaikan dengan permintaan pasar. Saat ini pelanggan utama produk AMDK PDAM Jayapura yakni rumah tangga, rumah makan dan beberapa hotel di Kota Jayapura.
  Hal ini dikatakan Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani Entis Sutisna, dalam acara Family gathering menutup tahun pelayanan 2024 dan mengawali tahun pelayanan 2025 di Wisata OKA Pantai Hamadi, diikuti segenap Tukang Ledeng Jayapura beserta keluarga, pensiunan dan dihadiri Komisaris Utama Dr. Hana S. Hikoyabi, SPd, MKP, Komisaris Robby K. Awi, SE, MM, Direktur Umum Syors H. Ondi, SE dan Direktur Teknik Yan P. Nasadit, ST. Sabtu (18/1)pekan kemarin.
Dikatakan, pelayanan PTAMJ saat ini cukup maksimal, adapun kendala, terjadi karena berbagai faktor, salah satunya ketersediaan air yang kurang stabil. Sehingga bagi pelanggan yang merasa ada hal yang kurang dari pelayanan PTAM Jayapura dapat disampaikan ke setiap pos terdekat. Sehingga tukang ledeng Jayapura segera mengambil tindakan.
  Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM mengatakan ibadah natal itu digelar dalam rangka mempererat tali silahturahmi antar jajaran ataupun keluarga tukang ledeng Jayapura. Melalui tema natal tersebut kiranya mampu memotivasi segenap tukang ledeng untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakkan demi peningkatan kualitas kinerja pelayanan.
Upaya pemerintah daerah bersama PDAM Biak dan dukungan Kantor Akuntan Publik (KAP) berhasil menghapus utang sebesar Rp 12 miliar, membuka lembaran baru bagi warga Kampung Manswam hingga Mokmer di Distrik Biak Kota. Keputusan ini menjadi hadiah istimewa bagi ribuan keluarga menjelang penghujung tahun.
Beberapa opsi yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah daerah antara lain memberikan bantuan kepada masyarakat yang kesulitan membayar, memberikan keringanan pembayaran, atau bahkan mencari sumber pendanaan tambahan untuk membantu PDAM.
Direktur PDAM Biak, Hasael Rumabar, SE, mengungkapkan bahwa tunggakan ini sebagian besar berasal dari pelanggan perusahaan yang belum memenuhi kewajiban pembayaran air dari waktu ke waktu.
Kurangnya koordinasi dan sinergi dalam pembangunan, sering kali berdampak pada pemborosan anggaran dan kenyamanan masyarakat. Hal ini sering kali terlihat, seperti adanya galian pipa air yang memotong badan jalan, maupun pemasangan tiang listrik dan jaringan Telkom di ruas jalan yang sudah bagus.
Satu diantaranya adalah intake air di Siborgonji di Kotaraja yang hingga kini mengering. Dampaknya adalah kawasan-kawasan yang selama ini terlayani, seperti Tanah Hitam, Abepante, BTN Puskopad Kamkey, BTN Puskopat Lama dan Kampung Tiba tiba tidak bisa lagi terlayani maksimal seperti sebelumnya.
  Pesan itu termasuk kawasan padat penduduk karena berdasarkan data dari masyarakat tersebut ada sekitar lebih dari 1000 keluarga yang menetap di kawasan itu. "Untuk pipa ini sudah masuk ke rumah-rumah tetapi airnya tidak ada sehingga itu juga yang kami pertanyakan,"bebernya.
Direktur Utama (Dirut) PT. AMJ Robongholo Nanwani, Entis Sutisna dalam paparannya mengatakan, keberadaan PT. AMJ dalam menerima mandat pengelolaan SPALD-S, karena akta pendirian PT. AMJ diberikan kewenangan untuk mengelola air limbah di Kota dan Kabupaten Jayapura.
  Dia mengatakan kejadian kehilangan meteran air yang dilaporkan itu terjadi di Distrik Muara Tami ada lima kasus dan di Jayapura utara 2 kasus. Dari laporan petugas di lapangan meteran air itu kemudian dicopot untuk diambil kuningan yang ada pada meteran tersebut.
Direktur Utama PTAM Jayapura Robongholo Nanwani, Entis Sutisna mengatakan, tahun 2024 pihaknya akan melayani pemasangan penyambungan pipa di Pulau Kosong, Kampung Tahima Soroma, Distrik Jayapura Selatan dan Kampung Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.Â
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Air Minum Jayapura (AMJ) Robongholo Nanwani (Perseroda) Entis Sutisna bahwa dari total 38.596 pelanggan, tercatat masih ada Rp 28,4 miliar tunggakan yang tak tertagih.
Dia mengatakan, sementara pertambahan jumlah penduduk saat ini semakin tinggi, di Kota Jayapura sudah mencapai 400.000 jiwa, sementara di Kabupaten Jayapura sudah mencapai angka 300.000 jiwa. Di satu sisi selama 20 tahun terakhir ini PDAM belum ada penambahan sumber air baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo , SE, MM mengakui jika ini merupakan komitmen kuat dari pemerintah daerah di masa transisi ini untuk merealisasikan layanan air bersih atau air minum di Kabupaten Jayawijaya, pelu diperkuat dari sisi regulasi karena pelayanan air minum ini sudah tak aktif 13 tahun sejak tahun 2013.
 Adapun rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT Ke-32 PT. AMJ, dengan mengadakan rangkaian kegiatan diantaranya, jalan sehat, lomba tenis meja, lomba olah vokal, pertandingan persahabatan futsal dan kegiatan sosial lainnya yang akan digelar.
Proses perbaikan pipa tersebut, kata Entis membutuhkan waktu kurang lebih 3-4 hari ke depan. Hal itu terjadi karena kondisi lokasi jalur pipah yang patah ini cukup sulit. Sehingga proses pendistribusian alat untuk perbaikannya tidak mudah.
  Dalam Perda ini, disebutkan bahwa PT Air Minum Jayapura, selain bergerak untuk melayani air bersih melalui perpipaan, kedua juga dapat mengelola air limbah dan ketiga usaha-usaha lain yang menguntungkan perusahaan.
 Adapun alasan memilih di area penyangga pipa transmisi jalur Kojabu, dikarenakan terdapat jalur pipa transmisi yang terletak di perbukitan rawan longsor. Apalagi melihat pertumbuhan penduduk saat ini wilayah tersebut. Dikhawatirkan penyangga pipa di daerah tersebut tidak kuat menahan tekanan air.
 Khusus peningkatan cakupan pelayanan, 2024 ini PT AMJ menargetkan 2000 sambungan rumah. Namun dari jumlah yang ada 1.600 sambungan diantaranya akan segera direalisasikan. Hal itu kata Entis, sesuai dengan Instruksi Presiden, (Inpres) tentang Percepatan Penyediaan Air Minum Perkotaan. Dimana biaya untuk 1.600 sambungan rumah ini akan dibiayai oleh pemerintah pusat melalui dana APBN.
 Atas persoalan tersebut pihaknyapun kemudian melakukan sosialisasi terkait rehabilitasi jaringan perpipaan dan pemasangan sambungan air di Kelurahan Bhayangkara. "Januari 2024 ini, kami akan bangun jaringan ke bak penampung, sistemnya itu jaringan pipa baru ini hanya pendamping jaringan pipa yang lama," terangnya.
  DPRD,kata Saling, sangat mendukung penuh program tersebut. Pasalnya intake atau sumber mata air di Kota dan Kabupaten Jayapura ini masih menggunakan sumber mata air yang dibangun sejak 20 tahun silam.
Plt. Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengapresiasi kinerja dan capaian yang sudah dicapai oleh perusahaan daerah tersebut selama tahun 2023 dan tahun-tahun sebelumnya.Â
 Hal itu terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena seluruh intake yang digunakan masih Intake lama yang telah dibangun sejak 20 tahun silam. Selain itu karena adanya kerusakan hutan.
  Menurut Entis, jika dirata-ratakan dari total jumlah pelanggan tetap PDM Kota Jayapura penerimaan setiap bulan itu semestinya mencapai Rp 5,6 miliar. Namun jumlah itu sulit dicapai karena pelanggan ya rutin membayar itu hanya 57% saja.
"Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan tim Natal dan Tahun Baru. Kami juga sudah mengeluarkan SK tim, untuk menempatkan teman-teman secara operasional terutama bagian teknis. Supaya mereka standby selama Natal dan Tahun Baru, terutama di enam wilayah pelayanan," kata Entis Sutisna, Rabu (20/12).
 Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I, Jony Y. Betaubun, dan Wakil Ketua II Silas Youwe. "Berbagai masukan dan saran telah kami sampaikan, yang pada prinsipnya rapat ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan kami terhadap pelayanan PDAM Jayapura terkait kesiapan mereka jelang Nataru," kata Joni Y. Betaubun kepada Awak media.
  Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Air Perpamsi Pusat, sekaligus Ketua PD di Tanah Papua Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan SDM dalam hal kompetensi tukang ledeng, sehingga pengelola SPAM memilik kompetensi dalam tiga hal, yakni knowledge, attitude dan skill.
 Entis menyampaikan pelantikan tersebut sejalan dengan adanya dinamika perubahan badan hukum PDAM Jayapura menjadi PT. Air Minum Jayapura Robobgholo Nanwani (Perseroda), yang tertuang dalam Perda Kabupaten Jayapura Nomor 15 tahun 2022.
‘’Ada peningkatan permintaan air tanki, karena sekarang kita sudah berada di musim panas. Tapi, masih mampu kita layani dengan baik. Artinya tidak ada antrian seperti 2-3 tahun lalu. Permintaan hari ini, nanti 3-4 hari kemudian baru bisa kita layani karena antriannya panjang,’’ jelasnya.
Upaya memperluas jaringan sambungan rumah tersebut, kata Entis, dilakukan karena melihat kapasitas debit air yang ada di wilayah tersebut. Dimana menurutnya debit air yang ada di wilayah Muara Tami mampu menghasilkan 60 liter/detik.
  "Kami juga sudah melakukan tracking pipa, juga sudah menginstruksi kepada setiap kepala cabang supaya mengawasi adanya kemungkinan kemungkinan pipa transmisi atau distribusi mengalami kebocoran. Puji Tuhan sampai hari ini kita belum mendapatkan kendala yang cukup parah, seperti tahun- tahun sebelumnya, jadi relatif kita bisa memaksimalkan produksi air kita kepada masyarakat," ujar Entis Sutisna, Kamis (12/10).
Pelantikan Komisaris Utama Hana S.Hikoyabi, kemudian Robby Kepas Awi dan Adolf Z. Siahay berlangsung di aula lantai II Pemkab Jayapura Gunung Merah Sentani, Jumat (6/10)kemarin.
Akibat dari 600 pelanggang pada 8 kampung menunggak pembayaran air, maka PT. War Bresendi melakukan pemutusan jariangan air bersih yang ada di Kampung Anggraidi – Kampung Karyendi Distrik Biak Kota.
Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) Entis Sutisna menjelaskan, berdasarkan data selama 4 tahun terakhir yakni tahun 2019 sampai dengan semester satu tahun 2023, tercatat piutang pelanggan sekitar Rp 31,6 miliar.
"Ini merupakan upaya peningkatan SDM para karyawan PT. Air Minum Jayapura, guna memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Apalagi pelayanan kita selalu berhubungan dengan pelanggan, " ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (12/9) kemarin.
  "Harapan saya dengan adanya kerjasama pengelolaan air limbah domestik ini, bisa meningkatkan peran dari PT AMJ  untuk memberikan kontribusi terhadap pelayanan sanitasi di kota Jayapura," kata Dr.Entis Sutisna, Jumat (1/9).
Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) Entis Sutisna menjelaskan, berdasarkan data selama 4 tahun terakhir yakni 2019 sampai dengan semester satu tahun 2023, tercatat piutang pelanggan ada sekitar Rp 31,6 miliar.