Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, titik kumpul mereka berada di Jalan Perintis dan akan menuju ke DPRD. Khusus di Timika Indah, massa terpantau baru akan berkumpul.
“Kami juga sudah kroscek kepada saksi yang melihat dan mengalami secara langsung betulkah ada tembakan dan mereka mengatakan betul. Yang berikut kami juga ingin memastikan bahwa para Nakes dan guru pasca kejadian ini nasib mereka jangan sampai diabaikan, apalagi sampai hilang," beber Frits.
Kapolres menerangkan, pada Senin 5 Agustus 2024 sekitar pukul 10.15 WIT pelapor atas berinisial GB yang juga merupakan pilot berkebangsaan Selandia Baru menggunakan Helikopter dengan nomor registrasi PK-IWQ membawa muatan seberat 360 kilo dengan rute Timika tujuan Distrik Alama.
Sebelumnya, dalam pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) tingkat distrik ditetapkan jumlah DPS Distrik Mimika Baru sebanyak 105.626 pemilih dan kini telah berkurang sebanyak 6.247 DPS, menjadi 98.233 pemilih.
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha mengatakan, KNPB telah memasukkan surat pemberitahuan terkait dengan aksi tersebut. Namun, kata Kapolres pihaknya tidak memberikan izin.
Kapolres menyebut, pengamanan tahap inti Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun 2024 akan melibatkan personil Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Papua.
Pintu yang sebelumnya ditutup dengan cara melilitkan rantai besi di gagang pintu kantor Disdik kemudian digembok akhirnya dibuka setelah pihak kepolisian dari Polsek Kuala Kencana melakukan koordinasi.
Kegiatan bakti sosial PTFI Lowland turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Distrik Mimika Baru dan didukung oleh aparat keamanan serta masyarakat yang berada di Kampung Nayaro yang merupakan wilayah yang berada di sekitar area operasi pertambangan Freeport.
Kasat Reskrim menjelaskan, berkaitan dengan penanganan kasus tersebut sebelumnya telah dilakukan reposisi terhadap lima orang terduga pelaku. Walau belum dapat membeberkan inisial para pelaku, Kasat Reskrim mengatakan dari hasil reposisi, ditemukan beberapa fakta-fakta baru yang menjadi peran masing-masing pelaku.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, antisipasi pun dilakukan buntut dampak dari peristiwa yang terjadi di Distrik Alama beberapa waktu lalu. Kapolres menyebut, antisipasi yang dilakukan salahsatunya adalah cipta kondisi. Selain itu, di Distrik Alama masih ada pasukan yang disiagakan untuk melakukan pengamanan.