Kepolisian Sektor Kuala Kencana yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy O
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki mengatakan, ritual pembakaran mayat ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak karena kedua belah pihak baik kubu Dang maupun kubu Newegalen menlak untuk bertanggungja
Kapolsek mengatakan bahwa sebelum kejadian, aparat sempat memasuki area perang dan melakukan pembongkaran terhadap tenda-tenda pendukung perang. Saat itu, korban yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) me
Menurutnya, kondisi keamanan di rumah dinas pejabat maupun di lingkungan Kantor DPRK Mimika sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, kata Primus perlu adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pengamanan
Dalam hal ini, kata Kapolres pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pemanfaatan berbagai infrastruktur yang ada, seperti pengaktifan kembali lampu jalan hingga penggunaan CCTV dalam rangka men
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar di sosial media, aksi saling serang dengan menggunakan busur dan anak panah itu terjadi disekitar lapangan bola Distrik Kwamki Narama. Dalam bentrok tersebut, seorang warga d
Menhan Sjafrie dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemberian KPLB merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI terhadap prajurit yang telah menunjukkan kinerja optimal serta pengabdian yang tinggi dalam menjaga stabilitas
Bantuan ini disalurkan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam meyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 di lokasi pengungsian. Bantuan-bantuan tersebut mulai didistribusikan selama tiga hari be
Kata Iptu Hempy, pelaku yang diamankan berinisial MO (35), warga Kampung Pomako, bersama istrinya WR (40). Iptu Hempy menerangkan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi jaringan terkait aktivitas pelaku yang diduga
Imbauan ini pun telah disampaikan baik melalui Kepala Kepolisian Resort Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman maupun melalui Bupati Mimika Johannes Rettob.
Larang ini disampaikan dengan tujuan sebagai bentuk empati Ka