Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik Walaik yang mengalam musibah tanah longsor.
Akibat bencana longsor ini mengakibatkan lahan perkebunan hipere milik warga dan dua r
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital antara Kampung Banti dan Kampung Kimbeli, di Distrik Tembagapura. Peristiwa yang terjadi Sabtu 25 April 2026 malam ini melumpuhkan transp
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan menangani longsor yang terjadi di ruas Jalan Trans Papua tepatnya pada segmen Yetti–Senggi–Mamberamo. Ka
Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang terdampak musibah. Bantuan yang diberikan berupa material bangunan seperti kayu, seng, semen, dan batu bata. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya
Kapolres Jayawijaya melalui Kasie Humas Iptu Efendi membenarkan adanya bencana tersebut, dari informasi yang didapatkan dari masyarakat, ada 3 kampung yang mengalami musibah tanah longsor yaitu kampung wandik gunik dan k
Wali Kota menegaskan bahwa kondisi geografis Kota Jayapura yang memiliki wilayah perbukitan, lereng, serta daerah bantaran sungai, sangat rentan terhadap bencana seperti tanah longsor dan banjir, terutama saat hujan dera
Sebelum tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Wali Kota telah lebih dahulu menginstruksikan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan peninj
Plh. Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR PKPP Provinsi Papua, Thomas Msiren mengatakan, terdapat dua titik longsor di kawasan Ring Road. Longsor pertama yang terjadi pada 2024 telah ditangani, sedangkan satu titik longsor l
Dari sejumlah dokumen gambar dan video yang dikirim terlihat longsoran masih berpotensi terjadi. Ini juga yang membuat warga memilih mengungsi ke beberapa kampung sebelah setelah sebelumnya berkumpul di bangunan Gereja S
Ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional dengan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi. Jalur ini tidak hanya menjadi penghubung utama antarwilayah di Kota Jayapura, tetapi juga kerap dilalui rombongan tamu penting se
Plt Kepala BPBD, Damkar dan Satpol PP Romadhon menyatakan Longsor menutup jalan provinsi yang menghubungkan Distrik Bokondini, Kelila, hingga Wamena pada Minggu malam (15/2) sekira pukul 23.00 WIT. Peristiwa tersebut ter
Bencana juga meluas ke Kampung Magerakuk/Leragawi, Longgoboma, Kuburatiri, dan Bogone di Distrik Lianogoma; Kampung Kai dan Wiyager di Distrik Kai; Kampung Banggeri, Geyaneri, dan Milineri di Distrik Wenam; Kampung Timor
Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos dalam laporan resminya, mengisahkan bahwa kebakaran pertama kali terpantau berasal dari lantai dua salah satu kios milik warga di kawasan permukiman padat. Berdasarkan keterangan awa
Keluarga dan masyarakat sempat melakukan pencarian namun belum berhasil kemudian kejadian ini dilaporkan ke kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura. Tak lama setelah mendapat laporan tersebut kata Anton Tim Rescuer Kan
Sekira 12 personel dan satu alat berat dari Polresta Jayapura Kota melakukan pembersihan material longsor serta melakukan rekayasa lalulintas. Pembersihan material longsor pun berjalan lancar, kendaraan yang melintasi Ri
Puluhan alat berat tersebut akan difokuskan pada pemetaan kerusakan infrastruktur serta evakuasi puluhan kendaraan yang terjebak dan tertimbun material tanah. Ungkapnya kejadian tersebut terjadi disepanjang jalan yang be
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengatakan longsor terjadi di sejumlah titik ruas jalan yang saat ini tengah dalam proses peningkatan oleh PT Hutama Karya. Akibatnya, akses transportasi dara
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, mengatakan jumlah korban meninggal mengalami peningkatan dari rekapitulasi sebelumnya yang tercatat 1.167 jiwa per 3 Januari 2026 pukul 16.00 WIB.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Jayawijaya, Edison Wetipo. S.Sos menyatakan langkah ini diambil guna memastikan keselamatan warga dan memulihkan aksesibilitas yang sempat terputus akibat timbunan material tanah dan bebatuan ya
Menurutnya, penetapan status bencana nasional tidak bisa dilepaskan dari skala dan cakupan wilayah terdampak. Prabowo menekankan bahwa bencana yang terjadi saat ini tidak melanda seluruh wilayah Indonesia.Ia menilai, sel
Menurut Prabowo, ketertarikan pihak swasta terhadap lumpur pascabencana membuka peluang baru bagi pemerintah daerah. Ia mempersilakan apabila material tersebut hendak dijual dan dimanfaatkan secara ekonomis, selama tetap
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan bantuan bahan makanan (bama) kepada masyarakat yang terdampak musibah longsor di Kampung Pobiatma, Distrik Asotipo, yang disalurkan berupa beras 1 ton dan beberapa bahan
Albert mengingatkan, jika karung tersebut hancur akibat cuaca atau usia material, maka saat hujan datang, batu di dalamnya akan terbawa air dan longsoran berpotensi terjadi kembali. "Kalau hujan datang, karung hancur, is
Dengan tas di punggung, sepatu dilepas agar tidak basah, dan rok sekolah disingsingkan hingga lutut, anak-anak itu melangkah pelan menembus arus. Pegangan tangan mereka erat. Wajah-wajah kecil itu menyimpan ketegangan ya
Kondisi ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat karena di sejumlah titik mengakibatkan penutupan jalan, baik secara total maupun sebagian. Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menega
Sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari banjir, penyediaan air bersih, hingga minimnya penerangan jalan di lingkungan pemukiman. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh warga kepada Joni selaku wakil rakyat
Ia mengakui pasca longsor aktivitas masyarakat di Kota Jayapura mengalami gangguan, terutama kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini diperparah karena selain longsor di Ringroad, terjadi pula gangguan serup
Memperjelaskan himbauan tersebut, akademis Teknik Geofisika Universitas Cenderawasih, Dr. Noper Tulak, M.Sc menyebutkan bahwa Kota Jayapura merupakan wilayah dengan kondisi topografi yang kompleks berada di kawasan pesis
Musibah besar melanda SDN 05 Batanganai Kamis (27/11) pagi. Semua bangunan sekolah itu ambruk. Pasalnya, longsor terjadi di sekitar sekolah itu. Diperparah lagi, bangunan sekolah yang direndam banjir saat itu. Tidak saja
Menurut Wali Kota, kondisi topografi Kota Jayapura yang didominasi perbukitan membuat wilayah ini sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Karena itu, kesadaran warga dalam menjaga lingkungan menjadi kunci pentin
“Pada bulan April kita sudah panggil pihak-pihak terkait. Tempat yang seharusnya menjadi area resapan itu ternyata dibeli, ditimbun, dan dibangun rumah. Kami sudah sepakat tempat itu harus dibongkar dan digali kembali,”
Saat berada di lokasi, Wali Kota Rollo menegaskan bahwa cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi menjadi pemicu utama terjadinya longsor dan banjir di beberapa titik. Meski ruas Ring Road berada di bawah kewenangan Pemeri
Kota Jayapura memang sudah harus siap siaga dengan situasi darurat apapun. Dengan topografi kemiringan dan langsung bersentuhan dengan laut maka potensi air mengalir membawa material tentu sangat mungkin terjadi. Jika ti
Kata Mantan Dandim 1702/Jayawijaya, pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah mengerahkan dinas PU untuk membawa alat berat kesana guna menindaklanjuti bencana tersebut, apabila ada hal yang bisa dilakukan untuk penanganan a
Banjir terpantau melanda kawasan Entrop, sekitar SMAN 4 Jayapura, PTC Entrop, depan CV Thomas, serta beberapa wilayah lainnya. Sementara itu, longsor kembali terjadi di jalur Ringroad sehingga pihak kepolisian terpaksa m
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya bencana tersebut karena hujan yang mengguyur Jayawijaya sejak semalam, untuk melihat langsung dan mengantar bantuan pangan kepada masyarakat
Menurut dia, pemerintah dan relawan terus bekerja dengan maksimal dalam menangani situasi bencana, baik itu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Proses evakuasi dan pemberian bantuan terus dipercepat. Sementara i
Setiap kali hujan deras turun berhari-hari dan sungai-sungai di Tulungagung mulai meluap, ada satu pemandangan yang hampir selalu muncul: potongan kayu dalam berbagai ukuran terseret arus. Sebagian warga menganggapnya wa
Presiden terlihat menunjukkan rasa empati yang mendalam, salah satunya dengan mencium kening seorang anak kecil yang sedang digendong ibunya. Selain itu, Presiden juga meluangkan waktu untuk mendengarkan keluhan dan kisa
Sopir travel menyebut ada tanah longsor yang menutupi bahu jalan. Syva dan enam penumpang lainnya hanya pasrah. Mereka menunggu situasi normal dan terpaksa bermalam di mobil. “Paginya saya keluar dari mobil sekitar pukul
Ia memastikan tidak ada tindakan perusakan ataupun kekerasan dalam kejadian tersebut. Meski begitu, ia mengakui bahwa penanganan di Sibolga mendapatkan kritik luas dari masyarakat, terutama di media sosial. Suharyanto me
Pimpinan Ombudsman RI Pengampu sektor Agraria Tata Ruang sekaligus Pengampu Aceh dan Sumatera Utara Dadan S Suharmawijaya juga menyoroti pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyant
"Stok mereka mungkin kurang, lapar, tapi kemudian ada yang masuk ke pertokoan,” jelasnya. Namun, ia memastikan saat ini Menko PMK Pratikno bersama BNPB telah turun langsung ke Sibolga untuk mengendalikan situasi, sekalig
Adapun pekerjaan utama meliputi pembentukan ulang tebing dan pengalihan aliran air di atasnya. Air yang sebelumnya menggerus tebing menjadi salah satu penyebab kerusakan di jalur Ring Road. "Setelah pekerjaan penggalian
Hanya sayangnya meski sedang dilakukan pengerjaan namun warga atau pengguna jalan nampaknya tak bersabar. Ini terlihat dari aktifitas lalu lalang warga diantara tumpukan bebatuan kemarin. Kata Zet bila tebing kedua sudah
Penutupan jalur dilakukan oleh pihak pelaksana proyek guna mencegah kecelakaan lalu lintas, mengingat sebagian material longsor dan tanah galian proyek jatuh ke badan jalan. Selain itu, aktivitas keluar-masuk truk pengan
Salah satu Keluarga Korban bencana alam di Mebrok Arim Tabuni menyebutkan dalam pencarian para korban, mungkin di Distrik Dal yang memiliki akses jelas karena bisa melalui Distrik Mbua, sementara untuk Distrik Mebrok ini
Menurut Semianus, pemerintah kabupaten telah menurunkan tim dari keluarga korban ke lokasi, namun kondisi medan yang berat dan banyaknya pos aparat membuat mereka tak nyaman sehingga proses pencarian 23 Korban terhambat.
Fenomena anomali iklim yang ditandai dengan suhu panas ekstrem disertai hujan berintensitas tinggi belakangan ini mulai terjadi di wilayah Papua, selama periode musim panas tahun ini masih terus terjadi. Kombinasi suhu p
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran kali dan timbunan. Lalu, bantuan helikopter TNI dikerahkan untuk menjangkau lokasi bencana dan mempercepat proses evakuasi serta pengiriman bantuan. Menurutnya, ini kali pertam
Kapolres menyebutkan, investigasi bahkan telahh dilaksanakan sejak ditemukannya lima korban terakhir. “Kita dari kemarin pasca ditemukan lima korban terakhir itu kita sudah melaksanakan investigasi, dari pihak Dokkes Pol
Empat dari lima jenazah pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berhasil dievakuasi pada Minggu, 5 Oktober 2025 telah dipulangkan ke kampung halaman. Keempat jenazah diterbangkan ke kampung halaman menggunakan pesawat
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menjelaskan kelima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan penemuan ini, seluruh pekerja yang berjumlah tujuh orang yang terdampak insiden pada 8 Septemb
Bupati Yalimo dan rombongan yang menggunakan Heli Vida milik MAF dari Bandara Elelim Yalimo ke Kampung Pong Wilayah Tangomsili itu disambut masyarakat dari 5 kampung di wilayah Tangomsili dengan haru dan suka cita.
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya menerangkan, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom rawan terhadap banjir dan longsor. Sedangkan Kabupaten Yapen, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Tengah rawan t
Dijelaskan, Tim Tanggap Darurat PTFI bekerja tanpa henti membuka akses ke lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan pekerja. Dengan mengerahkan alat berat, bor, hingga drone, tim berjuang menembus material basah yang m
Dikabarkan, terdapat 7 karyawan PTFI yang terjebak di area tambang Underground milik Freeport saat peristiwa terjadi. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman membenarkan peristiwa tersebut.
Atas bencana tanah longsor itu mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal masyarakat, kebun masyarakat, pemukiman masyarakat, ternak masyarakat lenyap, dan terputusnya akses jalan yang menghubungkan dari 5 kampung di
YN merupakan operator alat berat yang sedang membersihkan puing longsoran. Sementara MB merupakan Ondoafi Kampung Wembi. Kemudian DW merupakan pengendara yang berada di lokasi longsor.
Mirisnya proses evakuasi untuk mengangkat tubuh korban ini menggunakan alat sederhana. Terlihat tim SAR terpaksa menggunakan beberapa kayu buah untuk menggali tanah guna mengeluarkan jenasah. Dari kronologisnya diketahui
Shors Mabel,S.IP seusai menyerahkan bantuan kepada masyarakat mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa bantuan beras dan sembako, dan diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka yang terkena musibah.
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah daerah turut prihatin terhadap bencana alam yang terjadi. Dengan diserahkannhya bantuan ini, Emanuel berharap dapat meringankan beban pa
Menanggapi persoalan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded mengatakan, bantuan bagi masyarakat sebelumnya sudah disiapkan. Namun, karena terdapat beberapa kendala teknis mengakibatkan
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Bandara Mozes Kilangin Timika (Baru) kepada Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mimika Jenni Padallingan serta disaksikan langsung oleh Kepa
Akibatnya sungai Baliem meluap dan telah berdampak pada 7 distrik di wilayah Kab. Tolikara. Selain terbawa harus lahan pertanian warga, dilaporkan pula bahwa banjir dan tanah longsor telah merusak jembatan yang menghubun
"Untuk bantuan anggaran dari Pemkab Yahukimo Rp 1 Miliar dan Pemkab Yalimo Rp 500 juta akan digunakan untuk belanja kebutuhan pokok khususnya beras, karena saat ini kebutuhan terhadap bahan pangan masih sangat dibutuhkan
"Kami sangat prihatin atas bencana yang terjadi. Semoga Tuhan memberikan perlindungan, kesehatan, dan ketabahan kepada seluruh saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir dan longsor. Semoga bant
Longsor akibat hujan deras tersebut sempat menutup akses jalan Ringroad yang menghubungkan Distrik Abepura dan Jayapura Selatan. Namun, setelah dilakukan proses pembersihan, arus lalu lintas kini telah kembali normal.
Dengan kondisi infrastrukturnya seperti itu Pasar Tradisional Youtefa ini seolah luput dari perhatian Pemerintah Kota Jayapura. Padahal Pasar Tradisional Youtefa salah satu penopang ekonomi warga Kota Jayapura yang te
Menurut Amos, proyek perbaikan talud tersebut rencananya akan dimasukkan ke dalam program kerja induk. Namun, hingga saat ini DPA untuk proyek tersebut belum diterima oleh Dinas PUPR. Meskipun demikian, Amos berharap pekerjaan perbaikan dapat segera dilakukan mengingat lokasi longsor tersebut berada pada daerah vital.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Amos Wenda mengatakan, alat berat yang diturunkan sembari melihat volume pekerjaan ke depan. Sebab dikhwatirkan, terjadi kerusakan yang lebih parah.
“Sembari menunggu proses pekerjaan dilakukan, PU menurunkan armada untuk membersihkan material yang berada di lokasi tersebut. Sehingga tidak menganggu pengendara yang melintas,” kata Amos kepada Cenderawasih Pos.
Ardi mengaku dirinya cukup tegang jika melintas di jalan itu karena takut licin dan longsor susulan. Ardi berharap pemerintah dapat melihat itu, mengingat curah hujan di Kota Jayapura diperkirakan masih tinggi sampai Maret mendatang.
Menurut Asep, si pengendara ditemukan oleh warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi kejadian. Selain itu juga akibat cuaca yang ektstrem ini sejumlah wilayah alami ba jir dan terendam air seperti di sekitar Kali Acay karena air meluap, Organda, ruas jalan Entrop SMA 4 dan PTC juga beberapa titik lainnya.
Selain turunkan tim, Yohanes mengaku pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jayapura. Mengingat pembangunan jalan ring road pernah ditangani PU Provinsi Papua dan BPJN.
Kondisi ini pun menimbulkan berbagai pertanyaan dari kalangan masyarakat tak terkecuali anggota DPR. Melalui telepon seluler kepada Cenderawasih Pos, anggota DPRP Papua Albert Merauje, mengatakan yang bertanggung jawab atas ruas jalan Ring Road itu adalah Dinas PUPR Provinsi Papua.
Hal itu dilakukan aparat kepolisian untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi kepada pengendara akibat longsor susulan terjadi di Ring Road. Karena tindakan itu, masyarakat justru menilai aparat kepolisian dengan sengaja melarang masyarakat untuk melintas di ruas jalan itu.
”Jalan Ring Road sudah dibuka kembali. Namun, kami meminta masyarakat tidak melintasi jalan tersebut jika hujan deras turun untuk menghindari longsor susulan,” kata Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Muhammad Akbar saat dihubungi Cenderawasih Pos, Rabu (22/1).
Akibatnya kendaraan dari Distrik Abepura menuju Kota Jayapura terpaksa harus lewat jalur Skyline atau lewat jalur alternative. Dampak penutupan jalur ring road iniI, sangat dirasakan masyarakat. Kemacetan sering terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Tak hanya itu warga yang tinggal di sekitar ruas jalan ring road juga terdampak, terpaksa harus menitipkan kendaraan di Skyline dan berjalan kaki menuju rumah.
Dia meminta masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan di daerah-daerah yang berpotensi banjir dan tanah longsor supaya berjaga-jaga dan perlu melihat kondisi dan situasi yang terjadi terutama pada saat terjadinya hujan. Selain itu dirinya juga mengingatkan masyarakat di Kota Jayapura supaya tertib membuang sampah terutama sampah-sampah plastik.
Menurutnya, korban yang meninggal akibat terkena longsor ini, yakni seorang ibu bernama Dorthea Iyai yang sehar-harinya bekerja sebagai Guru Agama Protestan di SD Inpres Pona, ia tewas bersama anaknya, yakni Dekris Ode Anou, Enjelia Anou, dan Benny Anou beserta satu bayi dalam kandungan.
AKP Jevri mengatakan lokasi tersebut cukup jauh dari permukiman masyarakat. Selain itu, terkait jumlah lokasi yang menjadi tempat pendulangan tradisional masyarakat, juga belum dapat dipastikan, sebab perlu pendalaman untuk mengetahui lokasi-lokasi tersebut.
“Longsor yang terjadi di sana sebelumnya saya sudah sampaikan bahwa apa yang terjadi sebenarnya kita sudah prediksi. Sehingga minggu lalu kita sudah utus tim dari pemerintah bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) ke atas untuk melakukan sosialisasi bahaya longsor pada musim hujan. Jadi (harus) jaga keselamatan,” ungkap Johannes kepada wartawan.
Kapolsek Tembagapura, AKP Jevri Hengky Jeremia Kabuare, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tanah longsor yang menyebabkan korban meninggal. Berdasarkan laporan dari masyarakat yang berada di lokasi kejadian, peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bagi masing -masing perwakilan tiga kabupaten yang mengalami musibah tanah longsor dengan rincian untuk 5 Distrik di Pegunungan bintang mendapatkan 5 Ton beras, sedangkan untuk Kabupaten Yahukimo dan Nduga masing -masing 2 Ton sedangkan untuk penyaluran ke lokasi bencana dibebankan kepada pemda kabupaten yang dikawal oleh perwakilan Korban.
Rencananya, kata Dia, hasil dari penggalangan dana ini akan disalurkan secara langsung ke Distrik Wosak Kabupaten Nduga, sehingga akan tepat sasaran. Tujuan utama aksi sosial yang dilakukan adalah untuk membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana tanah longsor. Selain itu juga sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Distrik Wosak Tiga Kampung Samson Murib S.I.Kom menyatakan jika masyarakat di Kabupaten Nduga tepatnya di kampung - kampung yang terimpa bencana alam sangat membutuhkan bantuan baik itu dari Pemerintah Provinsi Papua pegunungan maupun, pemerintah daerah Kabupaten Nduga dan Pemkab Yahukimo..
Pj. Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai,S.IP. M.P.A mengaku bahwa ia turut merasa perhatin dan sedih atas musibah longsor dan banjir yang di alami oleh masyarakat dari distrik Welesi dan distrik Walaik termasuk distrik Nango Trikora.
Akibat dari putusnya 4 jembatan tersebut dari itu 12 orang anak sekolah selama 4 hari yakni sejak Selasa - Jumat kemarin mereka tidak bisa ke sekolah karena jembatan putus, selain itu warganya tidak bisa ke kota bawa jualan sayur-mayur atau barang dagangan lainya,
Akibat dari bencana tanah longsor mengakibatkan salah satu objek wisata yang ada di kampung Apenas rusak parah tertimpamaterial tanah dan batu, sementara untuk bencana banjir mengakibatkan jembatan penghubung tiga kampung yakni Apenas ke Tapigoma dan Paikama terputus sehingga warga tak bisa menyebarang menggunakan kendaraan.
Salah satu pemilik kebun Mama Lalogosa Elopere, mengaku bahwa longsor terjadi selama dua hari yakni sejak Selasa (16/17/2024) kemarin, sehingga di tiga lokasi kebun miliknya yang tanami ratusan tanaman ubi, sayur-mayur dan puluhan keladi miliknya tertimbun longsor tanpa ada sisa sedikit'pun.
Karena jalur yang terputus sangat vital, maka Pemprov Papua Tengah langsung berkoordinasi dengan Satuan Kerja PUPR Nabire Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nabire untuk mengatasi jalan yang putus tersebut. Langkah awal yang dilakukan adalah mengirim sejumlah alat berat ke lokasi longsor.
Hujan lebat ini tidak hanya di Kota Jayapura saja, tapi juga Kabupaten Jayapura, dan sekitarnya yang menyebabkan dampak banjir, longsor dan pohon tumbang pada beberapa titik di Kota dan Kabupaten Jayapura.
Salah satu yang nampak parah karena dampak cuaca ekstrem adalah Sumatera Barat. Beberapa titik di wilayah tersebut mengalami banjir dan longsor. Kabupaten yang terdampak adalah Pasaman, Agam, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Solok, Pesisir Selatan, hingga Kepulauan Mentawai terdampak. Selain itu bencana hidrometrologi juga terjadi di Kota Solok dan Kota Padang.
Manderi mengaku bahwa jalan rusak tersebut sudah dua kali dianggarkan, sehingga tidak bisa lagi dianggarkan di tempat yang sama. “Jika dianggarkan lagi itu justru akan menjadi pertanyaan, sebab selang 1-2 tahun lalu longsor lagi,” kata Manderi.
Ruas jalan hamadi yang rusak akibat longsor pada April lalu mulai dikeluhkan sebagian pengendara. Pasalnya, sudah sebulan lebih namun belum juga diperbaiki oleh pemerintah setempat.
Perwakilan Tim BNPB Irwan usai menyatakan bencana longsor ini mengakibatkan adanya korban jiwa, kantor kampung, tempat ibadah dan rumah warga langkah yang telah diambil pemerintah daerah sangat cepat dan pihaknya dari pusat juga sudah melihat hal itu dan memang tidak bisa ditangani sendiri karena butuh waktu yang cepat penanganan.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi yang turun langsung ke kampung Elarek guna mengantar bantuan sekaligus memastikan lokasi longsor dan juga melayat korban yang meninggal dunia disana menyatakan. Pihaknya menyampaikan turut berduka cita dengan adanya korban musibah longsong di Kampung Elarek Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya Jumat (12/5) kemarin.
Korban meninggal Yan Murib saat di evakuasi warga dalam posisi sedang melindungi anaknya saat bencana tanah longsor itu terjadi. (Dok Pdt Marius Elopere For Cepos)
Empat sosok tersebut adalah Kepala Kampung Iman Doa, Herold Mano, Kepala Kampung Manaini, Naftali Awanunu, Kepala Kampung Turu, Abraham Costan Barangkea, Kepala Kampung Warari, Thomas Wai dan dua tokoh masyarakat yakni Thomas Banioni S.Th dari Kelurahan Serui Jaya dan Semuel Mabuy selaku anggota Bamuskam Kampung Pasir Putih.
Dampak hujan deras yang terjadi di Kota Jayapura juga menyebabkan tanah longsor dan banjir, salah satunya kejadian tanah longsor terjadi di dekat pertigaan jalan Hamadi .