Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto yang difokuskan untuk masyarakat di kampung. Ia mengatakan, Presiden Prabowo sangat perhatian pad
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, menegaskan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif dari 14 kampung adat dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata di Kota Jayapura. Hal ini dinilai kru
Pelukisnya Badrie. Ia menyebut diri sebagai “pelukis kampung”. Tetapi justru dari kesederhanaan itu, muncul kedalaman yang membuat karya-karyanya hidup. Mempertemukan rasa, pengalaman, dan kedekatan dengan objek yang dil
Menurut Sibi, komoditas ikan yang tidak memiliki nilai ekonomis seperti ikan gete-gete dan ikan kepala batu serta ikan louhan dari Danau Sentani masih bisa diolah menjadi abon dan juga bakso ikan. "Ini merupakan upaya ka
Koordinator acara yang juga Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan hingga saat ini dari 14 kampung yang diusulkan, sebanyak delapan kampung telah memenuhi
Bupati Jayapura Yunus Wonda menjelaskan, kampung-kampung yang dikunjungi meliputi Kampung Asei, Ayapo, Yalo, kawasan Telaga Ria, sekitar Jembatan Dua, Kampung Puay, dan Kampung Nendali. Bantuan diberikan langsung kepada
Hanya saja, masih ada beberapa kepala kampung yang tidak akan dilantik karena ada persoalan harus dituntaskan. Salah satunya adalah persoalan masih belum adanya kodefikasi 3 kampung, ketiga kampung itu adalah adalah Syor
Bahkan, DPR Kota Jayapura dari perwakilan adat berencana akan melakukan monitoring di setiap kampung. Tak dijelaskan secara detail, pimpinan DPR dari kursi adat itu akan melakukan pengawasan. Namun yang pasti ini adalah
Kegiatan tersebut melibatkan kepala kampung, kampung adat, kelurahan, perangkat RT/RW, hingga operator kampung di wilayah pembangunan I dan II Kabupaten Jayapura.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yus
Ondofolo Besar Puay, Arnold Awaitauw, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya bersama dalam menangani kondisi lingkungan, khususnya aliran Kali Jaifuri yang saat ini mengalami penyumbata