"Kasihan para paslon, jauh - jauh dari Papua sampai disini tidak mendapatkan 'panggung' yang baik. Baru mulai bicara tapi bel sudah bunyi. Kami yang nonton juga tidak bisa menangkap utuh apa saja yang mau disampaikan," kata Risma, satu warga kota usai menyaksikan debat tadi malam.
Tito sendiri mengaku sudah mendengar rekaman suara tersebut dan sempat kaget. Iapun memerintahkan untuk ini ditelusuri. Mendagri memerintahkan Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong melakukan pemeriksan internal terhadap Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait berkaitan dengan rekaman tersebut. Tito mengaku begitu mendapat rekaman suara itu langsung memerintahkan Pj Gubernur Papua melakukan pemeriksaan internal.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Kabupaten Mamberamo Tengah, Parlindungan Simanjuntak menyatakan kegiatan pembukaan, penyortiran dan pelipatan, surat suara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah serta Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan resmi dimulai pada harin ini di Gudang Logistik KPU Mamberamo Tengah di Wamena.
Berdasarkan catatan Bawaslu Papua, mulai dari tema yang digunakan saat debat publik, terkait panelis, tamu undangan yang berasal dari ASN, TNI-Polri, dan atau pejabat daerah dan lainnya.
Debat publik ini diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Puncak Jaya, yakni nomor urut 1 pasangan calon Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM dan Mus Kogoya, S.E. dan nomor urut 2 pasangan calon Miren Kogoya, SIKom dan Mendi Wonerengga.
Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon mengungkapkan bahwa pelipatan surat suara melibatkan ratusan tenaga yang dilaksanakan di gudang logistik KPU kabupaten/kota masing-masing, di Provinsi Papua.
Steve Dumbon mengatakan bahwa pada Pemilu 2024 sempat ada informasi TPS yang menggunakan sistem noken. Namun, setelah didatangi TPS tersebut, tidak ditemukan. Pemilih tetap mendatangi TPS dan memilih. Akan tetapi, karena membawa anak dan ikut mencoblos, diputuskan pemilihan ulang di TPS tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Jayapura Efra J Tunya mengatakan, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), tahapan kampanye Pilkada 2024 telah dimulai per tanggal 25 September 2024. Pelaksanaannya dilakukan selama kurang lebih 2 bulan sebelum memasuki hari pemungutan suara.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada pemilih pemula dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Keerom,"ucap Ketua KPU Keerom, Merlianus Gobai.