Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri di sepanjang jalur hijau ruas jalan Trans Papua, tepatnya mulai dari Kampung Yowong hingga ruas jalan Swakarsa.
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan menangani longsor yang terjadi di ruas Jalan Trans Papua tepatnya pada segmen Yetti–Senggi–Mamberamo. Ka
"Rencananya kita akan kembali turun kejalan melakukan aksi demo, namun masih dalam pembahasan. Untuk waktu belum ditentukan tetapi yang pasti kita akan kembali turun kejalan dengan jumlah yang penuh," kata Agus saat di k
Tepat di jalan masuk pasar Induk Youtefa, tepatnya setelah SMK Negeri 5 Jayapura dari arah Abepura genangan air yang selalu menutupi sebagian badan jalan utama. Diketahui, kondisi ini disebabkan karena drainase di daerah
Jalan yang ambles pada November 2025 lalu itu, dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Papua, sejak Maret lalu, melalui rekanan CV. Rajawali. Perbaikan jalan ini mengunakan Anggaran Pendapatan Belanj
"Ini kan jalan utama menuju perkantoran, sekolah, pertokoan bahkan pasar sentral Merauke tapi setahun lebih rusak tidak diperbaiki dengan baik. Jadi wajar jika masyarakat protes dengan menanam pohon pisang tengah jalan,"
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan persuasif untuk meredam situasi. "Ya intinya mereka ini menanyakan kepastian, kepastian terkait untuk toko atau pe
Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar segera diperhatikan oleh pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Jayapura maupun Pemerintah Provinsi Papua.
Pelaku berinisial AJW tersebut kini diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Merauke untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penangkapan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugerah Sari
Informasi ini diungkapkan setelah diteliti oleh masyarakat adat dimana proyek pembangunan jalan itu telah dimulai sejak September 2024, sementara izin kelayakan lingkungan hidup baru diterbitkan pada September 2025. Meli