Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengungkapkan bahwa penghargaan Swasti Saba Padapa yang diterima merupakan kali ketiga bagi Kota Jayapura. Pencapaian ini menjadi bukti kerja bersama lintas sektor dalam menghadirkan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, duduk di ruang kerjanya sambil menatap laporan yang menumpuk di meja. Beberapa kejadian beberapa waktu terakhir masih terngiang di benaknya.
 "Kami menggandeng semua pihak untuk menekan bertambahnya kasus HIV/AIDS yang jumlahnya terus bertambah dan kini tercatat 24.778 kasus," kata Penjabat Kepala Dinkes Papua Arry Pongtiku kepada ANTARA di Jayapura, Sabtu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Daud N. Duwiri, S.KM.,M.Kes mengatakan, jumlah kasus HIV/AIDS yang tercatat ini jauh lebih kecil dengan angka sebenarnya jika mengacu pada fenomena gunung es, dimana yang mun
“Pelaksanaan Natal Gabungan tahun ini di luar kota, tepatnya di Pantai Insumbrei, depan Kantor Distrik Bondifuar, distrik yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Biak Numfor. Dengan launching ini, maka rangkaian kegiat
Kegiatan berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan, dihadiri oleh seluruh tenaga kesehatan Puskesmas di wilayah Dapil IV, tokoh gereja, tokoh masyarakat, kepala distrik, serta unsur pemerintah setempat. Ibadah Natal ber
  Ia menjelaskan, untuk pelanggaran ringan atau yang tidak berisiko tinggi, tenaga kesehatan akan dibina dan diberikan pendampingan. Namun jika pelanggaran sudah masuk kategori fatal dan membahayakan keselamatan pasien
Menurutnya, tingginya kasus HIV di Kota Jayapura disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah mobilitas penduduk yang tinggi, baik warga yang keluar maupun masuk Papua, khususnya Kota Jayapura. Banyak kasus baru
Ia menegaskan, kejadian yang menimpa almarhum Irene Sokoy harus menjadi pembelajaran serius agar tidak terulang kembali. “Kami tidak ingin ada lagi ibu hamil atau bayi yang tidak mendapatkan pelayanan. Setiap warga berha
Menurut dr. Anton, ketiga penyakit tersebut masih mendominasi dari tahun ke tahun karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pola hidup masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS