Awal tahun ajaran baru, merupakan momen yang sangat penting bagi siswa-siswi atau peserta didik baru untuk mengenalkan lingkungan sekolah, atau tempatnya belajar. Oleh karena itu, perlu dipastikan bahwa tempat ia akan belajar ini menjadi tempat yang nyaman dan representative untuk tumbuh kembang, baik secara intelektualitas maupun perkembangan emosionalnya.
Di ruang kreatif yang diberi nama Rum Fararur Space ini, di dalamnya terdapat Kelas Dance yang diberi nama “Tabolabale”, label musik dan manajemen artist “RF Studio record” komunitas visual “Jayapura Graffiti” dan membuka liga BeatBox diberi nama “Jay Beatbox League” dan liga Rap profesional “Papua Baribut”
Soal penyediaan kebutuhan air bersih ini, Kepala Kanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba mengaku pihaknya telah menyurat ke Balai Pengairan PUPR Provinsi Papua sejak lama.
Mereka datang untuk mengikuti kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 tahunn 2023. Peringatan HAN di Kota Jayapura kali ini berlangsung sangat meriah. Karena mendapat dukungan dari hampir seluruh lembaga pendidikan TK-PAUD termasuk SD di Kota Jayapura.
“Sebagai dukungan kepada anak anak, kami sudah hadir di Kota Semarang dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional ke-39. Kami juga mengutus anak Papua ikut bergabung dalam peringatan HAN yang dipusatkan di Semarang,” terang Nius saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (23/7).
"Imunisasi IPV2 bisa didapatkan di Puskesmas atau posyandu terdekat secara gratis. Imunisasi ini sangat bermanfaat. Jadi, jangan takut dan jangan tunda untuk melakukannya,” terang Robby.
Sejak Januari sampai Juli, jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga mencapai 15 kasus. Dimana 10 kasusnya dialami oleh kaum ibu atau perempuan sedangkan lima kasus lainnya menyasar anak-anak.
Masih belum disebutkan secara detail jumlah penderita gizi buruk di kota Jayapura, namun untuk penderita gizi buruk ini sebenarnya cukup banyak berada di beberapa wilayah kota Jayapura. Sehingga Penanganannya pun merata dilakukan di sejumlah Puskesmas yang ada di kota Jayapura.
Menurut Health Specialist Unicef Papua dan Papua Barat, dr. Ratih Wulandaroe, tujuan dari diskusi tersebut untuk mempercepat penyelesaian persoalan kematian Ibu dan Anak di Papua.
Dari pengalamannya berkeliling ke beberapa lembaga pemasyarakatan (lapas), salah satunya lapas anak di Blitar, perempuan 58 tahun itu tahu kesulitan yang dihadapi ana keks anak napi sekeluar mereka dari bui.