Saturday, February 28, 2026
32 C
Jayapura

Optimalkan Pelayanan Kesehatan di Tanah Papua

JAYAPURA – Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Provinsi Papua, Ir Martha Mandosir, M.Si mengaku bahwa pelayanan kesehatan masih sangat terbatas. Baik dari sisi fasilitas, maupun tenaga medis untuk menjangkau daerah daerah terpencil.

Akan tetapi kata Martha, Pemerintah Papua tetap mengupayakan dan mengoptimalkan apa yang sudah ada saat  termasuk penyediaan fasilitas kesehatan dan tenaga-tenaga  medis yang ada di wilayah terpencil bisa terakomodir.

“Tentunya perlu kerjasama semua pihak untuk mendukung Dinas Kesehatan dan jajarannya dalam menjalankan fungsinya dengan baik,”Ucap Martha kepada Cenderawasih Pos.

Menurut Martha, tenaga medis yang belum tersebar secara merata di Papua menjadi salah satu penyebab yang kemudian menimbulkan banyak kematian. Hal ini lantaran warga yang tidak terjangkau dalam pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Penerbangan Subsidi Nduga di Mulai, Bupati Namia Ikut Terbang Perdana

“Di moment HKN dari sambutan Menteri Kesehatan, menjadi salah satu strategi untuk membangkitkan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan dan jajarannyanya. Semua yang terlibat dalam kesehatan bisa bekerja dengan baik dan bisa membangun jejaring kerja yang lebih luas,”Ucapnya.

Disampaikannya, dengan fasilitas dan obat obatan yang terbatas harusnya masyarakat juga bisa belajar dengan mendapatkan pengetahuan dari alam. Sebab, alam Papua selalu menyediakan obat tanpa harus dibeli.

“Tanpa uang pun kita bisa hidup sehat dengan adanya tanaman yang fungsinya sebagai obat. Mungkin belum banyak pengetahun yang diketahui oleh masyarakat, sehingga itu harus ada kerjasama dengan dunia akademis agar masyarakat bisa paham. Dengan begitu kesehatan tidak menjadi urusan sendiri melainkan urusan semua pihak,”Pungkasnya. (fia/gin)

Baca Juga :  Capaian Kinerja Pemrov Tahun 2021 Alami Peningkatan

JAYAPURA – Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Provinsi Papua, Ir Martha Mandosir, M.Si mengaku bahwa pelayanan kesehatan masih sangat terbatas. Baik dari sisi fasilitas, maupun tenaga medis untuk menjangkau daerah daerah terpencil.

Akan tetapi kata Martha, Pemerintah Papua tetap mengupayakan dan mengoptimalkan apa yang sudah ada saat  termasuk penyediaan fasilitas kesehatan dan tenaga-tenaga  medis yang ada di wilayah terpencil bisa terakomodir.

“Tentunya perlu kerjasama semua pihak untuk mendukung Dinas Kesehatan dan jajarannya dalam menjalankan fungsinya dengan baik,”Ucap Martha kepada Cenderawasih Pos.

Menurut Martha, tenaga medis yang belum tersebar secara merata di Papua menjadi salah satu penyebab yang kemudian menimbulkan banyak kematian. Hal ini lantaran warga yang tidak terjangkau dalam pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Sambut Natal, Mulai Dari OPD Harus Tampilkan Aksesoris Natal

“Di moment HKN dari sambutan Menteri Kesehatan, menjadi salah satu strategi untuk membangkitkan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan dan jajarannyanya. Semua yang terlibat dalam kesehatan bisa bekerja dengan baik dan bisa membangun jejaring kerja yang lebih luas,”Ucapnya.

Disampaikannya, dengan fasilitas dan obat obatan yang terbatas harusnya masyarakat juga bisa belajar dengan mendapatkan pengetahuan dari alam. Sebab, alam Papua selalu menyediakan obat tanpa harus dibeli.

“Tanpa uang pun kita bisa hidup sehat dengan adanya tanaman yang fungsinya sebagai obat. Mungkin belum banyak pengetahun yang diketahui oleh masyarakat, sehingga itu harus ada kerjasama dengan dunia akademis agar masyarakat bisa paham. Dengan begitu kesehatan tidak menjadi urusan sendiri melainkan urusan semua pihak,”Pungkasnya. (fia/gin)

Baca Juga :  Pesawat SAM Air Ditembak 15 Kali

Berita Terbaru

Artikel Lainnya