JAYAPURA–Kepolisian Daerah (Polda) Papua memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 akan mulai digelar pada 13 Maret 2026 mendatang. Operasi ini dilakukan sebagai langkah pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, saat memimpin apel di Mapolda Papua yang baru, Senin (9/3).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat yang merupakan agenda rutin kepolisian setiap tahun.
“Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret 2026 sebagai tanda dimulainya kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Karena itu seluruh personel harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Kombes Parasian di hadapan jajaran personel Polda Papua.
JAYAPURA–Kepolisian Daerah (Polda) Papua memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 akan mulai digelar pada 13 Maret 2026 mendatang. Operasi ini dilakukan sebagai langkah pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, saat memimpin apel di Mapolda Papua yang baru, Senin (9/3).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat yang merupakan agenda rutin kepolisian setiap tahun.
“Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret 2026 sebagai tanda dimulainya kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Karena itu seluruh personel harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Kombes Parasian di hadapan jajaran personel Polda Papua.