Sunday, April 28, 2024
24.7 C
Jayapura

Lepas Kloter 8 Provinsi Papua

Kakanwil: Jaga Nama Baik Tanah Air dan Tanah Papua

MAKASSAR– Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Papua yang tergabung pada Kloter 8 diberangkatkan Minggu malam (28/05/2023) dari Embarkasi Makassar, Asrama Haji Sudiang. Kloter 8 diterbangkan menuju Madinah pukul 23.45 WITA melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Makassar.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag., dalam sambutannya berpesan kepada para JCH Provinsi Papua agar senantiasa menjaga kesehatan serta kekompakkan bersama selama menjalani ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air.

Dirinya menekankan pentingnya sikap persaudaraan, terutama saat menjalani suatu ibadah. Sebab dalam setiap ajaran agama apapun telah diajarkan jika persaudaraan di tengah-tengah perbedaan merupakan Rahmat Tuhan yang tercurah kepada setiap umat-Nya.

“Selalu jaga kesehatan agar ibadahnya dilancarkan, kemudian kekompakkan juga sangat dibutuhkan. Jangan ada ego daerah ataupun sukunya, yang paling penting kita harus menjaga nama baik Tanah Papua,” ucapnya.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-77 RI di Tolikara Hikmat dan Meriah

Di akhir sambutannya, Kakanwil mewakili unsur Pemerintah Provinsi Papua secara resmi melepas seluruh jemaah kloter 8 dengan doa dan harapan agar seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan keadaan sehat tanpa kurang sesuatu apapun.

Senada dengan sambutan itu, Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Makassar, H. Wahyuddin Hakim, berharap jemaah calon haji agar selalu menjaga kesehatan dan kekompakan sesama jemaah.

H. Wahyuddin Hakim turut mengapresiasi jemaah Provinsi Papua yang benar-benar solid dan disiplin selama berada di Embarkasi Makassar. Menurutnya, ini merupakan keberhasilan Kakanwil Kemenag Provinsi Papua beserta seluruh jajaran kabupaten/kota yang peduli terhadap pelayanan yang lebih baik.

Pelepasan JCH Provinsi Papua menuju Madinah, ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Papua kepada Ketua Kloter 8, Ust. Burhanuddin, S.H.I, S.Pd.I.

Baca Juga :  Torehkan Prestasi Emas, Atlet NPCI Papua Akan Disambut dan Diarak

Pelepasan dilanjutkan dengan pengecekan barang bawaan menggunakan peranti sinar X pada koper kabin JCH Provinsi Papua sebagaimana dalam aturan penerbangan internasional, sebelum akan dibawa menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Kakankemenag Kabupaten Jayapura, Pdt. Steven A.Wonmaly, S.Sos., MAP., Kakankemenag Kabupaten Jayawijaya, Tinus Giban, S.Th., M.M., Kakankemenag Kabupaten Merauke, Gabriel Rettobyaan, S.Ag., Kasubag TU Kota Jayapura, Dolfinus Kocu, S,Sos., serta Ketua PPIH Provinsi Papua, H. Rasmani Sumarta., SE., M.M.

Untuk diketahui, JCH Provinsi Papua yang tergabung kedalam kloter 8 tersebut berjumlah 388 orang yang terdiri dari Kota Jayapura sebanyak 284 orang, Kabupaten Jayapura 45 orang, Kabupaten Jayawijaya 39 orang, Kabupaten Waropen 8 orang, Kabupaten Sarmi 5 orang, Kabupaten Paniai 3 orang, KBIHU 2 orang dan PHD 2 orang. Adapun usia tertua berusia 90 tahun dan termuda berusia 20 tahun. (humas/tri)

Kakanwil: Jaga Nama Baik Tanah Air dan Tanah Papua

MAKASSAR– Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Papua yang tergabung pada Kloter 8 diberangkatkan Minggu malam (28/05/2023) dari Embarkasi Makassar, Asrama Haji Sudiang. Kloter 8 diterbangkan menuju Madinah pukul 23.45 WITA melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Makassar.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag., dalam sambutannya berpesan kepada para JCH Provinsi Papua agar senantiasa menjaga kesehatan serta kekompakkan bersama selama menjalani ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air.

Dirinya menekankan pentingnya sikap persaudaraan, terutama saat menjalani suatu ibadah. Sebab dalam setiap ajaran agama apapun telah diajarkan jika persaudaraan di tengah-tengah perbedaan merupakan Rahmat Tuhan yang tercurah kepada setiap umat-Nya.

“Selalu jaga kesehatan agar ibadahnya dilancarkan, kemudian kekompakkan juga sangat dibutuhkan. Jangan ada ego daerah ataupun sukunya, yang paling penting kita harus menjaga nama baik Tanah Papua,” ucapnya.

Baca Juga :  Torehkan Prestasi Emas, Atlet NPCI Papua Akan Disambut dan Diarak

Di akhir sambutannya, Kakanwil mewakili unsur Pemerintah Provinsi Papua secara resmi melepas seluruh jemaah kloter 8 dengan doa dan harapan agar seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan keadaan sehat tanpa kurang sesuatu apapun.

Senada dengan sambutan itu, Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Makassar, H. Wahyuddin Hakim, berharap jemaah calon haji agar selalu menjaga kesehatan dan kekompakan sesama jemaah.

H. Wahyuddin Hakim turut mengapresiasi jemaah Provinsi Papua yang benar-benar solid dan disiplin selama berada di Embarkasi Makassar. Menurutnya, ini merupakan keberhasilan Kakanwil Kemenag Provinsi Papua beserta seluruh jajaran kabupaten/kota yang peduli terhadap pelayanan yang lebih baik.

Pelepasan JCH Provinsi Papua menuju Madinah, ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Papua kepada Ketua Kloter 8, Ust. Burhanuddin, S.H.I, S.Pd.I.

Baca Juga :  Tinggal 2 Pasien Covid-19 di RSUD Jayapura

Pelepasan dilanjutkan dengan pengecekan barang bawaan menggunakan peranti sinar X pada koper kabin JCH Provinsi Papua sebagaimana dalam aturan penerbangan internasional, sebelum akan dibawa menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Kakankemenag Kabupaten Jayapura, Pdt. Steven A.Wonmaly, S.Sos., MAP., Kakankemenag Kabupaten Jayawijaya, Tinus Giban, S.Th., M.M., Kakankemenag Kabupaten Merauke, Gabriel Rettobyaan, S.Ag., Kasubag TU Kota Jayapura, Dolfinus Kocu, S,Sos., serta Ketua PPIH Provinsi Papua, H. Rasmani Sumarta., SE., M.M.

Untuk diketahui, JCH Provinsi Papua yang tergabung kedalam kloter 8 tersebut berjumlah 388 orang yang terdiri dari Kota Jayapura sebanyak 284 orang, Kabupaten Jayapura 45 orang, Kabupaten Jayawijaya 39 orang, Kabupaten Waropen 8 orang, Kabupaten Sarmi 5 orang, Kabupaten Paniai 3 orang, KBIHU 2 orang dan PHD 2 orang. Adapun usia tertua berusia 90 tahun dan termuda berusia 20 tahun. (humas/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya