Ada Corak Ikan Terbang di Jersey Baru Persipura

JAYAPURA – Persipura Jayapura secara resmi meluncurkan jersey baru yang akan mereka kenakan dalam mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 atau Championship musim ini. Peluncuran ini dilakukan secara sederhana di salah satu Hotel di Yogyakarta dengan memperkenalkan jersey kandang, tandang, serta dua jersey untuk penjaga gawang.

Secara keseluruhan, pilihan warna utama masih mempertahankan identitas klub dengan beberapa sentuhan desain yang modern dan segar. Jersey kandang masih didominasi oleh perpaduan warna merah dan hitam, namun kini hadir dengan desain yang lebih berani. Garis-garis merah tidak lagi lurus, melainkan menggunakan corak kuas (brush stroke) yang memberikan kesan dinamis.

Di bagian dada, logo Persipura dengan empat bintang kebanggaannya tetap berada di sisi kiri, sementara logo apparel musim ini, Cenderawasih Karsa, tersemat di sisi kanan. Sementara itu, untuk jersey tandang, Persipura kembali mengusung desain yang familiar. Warna putih mendominasi dengan sentuhan corak salib berwarna hitam di bagian dada, jersey tandang yang mereka gunakan sejak musim 2022/2023.

Baca Juga :  Tatap Liga 1

Untuk jersey posisi penjaga gawang, Persipura masih setia dengan warna-warna cerah seperti musim sebelumnya. Dua pilihan warna yang diperkenalkan adalah hijau muda terang dan merah muda terang.

“Semoga dengan jersey yang baru ini tim bisa ukir sejarah baru untuk Tanah Papua oleh hasil dan prestasi yang positif,” ungkap Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano dalam sambutannya.

Musim ini, Persipura juga mengandalkan apparel lokal yakni Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK). Sekaligus secara resmi berpisah dengan apparel specs. Pria yang akrab disapa BTM itu meminta agar masyarakat bisa menerima perubahan jersey musim ini. Serta membeli jersey sebagai tanda dukungan kepada tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

Baca Juga :  Bupati Jayapura Berikan Atensi Pendidikan dan Kesehatan di Distrik Ebungfauw

“Jangan lagi ada yang kaitkan jesery dengan kekalahan tim. Bilang kita kalah karena ganti jersey, tidak ada pengaruh dengan jersey,” ujarnya.

JAYAPURA – Persipura Jayapura secara resmi meluncurkan jersey baru yang akan mereka kenakan dalam mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 atau Championship musim ini. Peluncuran ini dilakukan secara sederhana di salah satu Hotel di Yogyakarta dengan memperkenalkan jersey kandang, tandang, serta dua jersey untuk penjaga gawang.

Secara keseluruhan, pilihan warna utama masih mempertahankan identitas klub dengan beberapa sentuhan desain yang modern dan segar. Jersey kandang masih didominasi oleh perpaduan warna merah dan hitam, namun kini hadir dengan desain yang lebih berani. Garis-garis merah tidak lagi lurus, melainkan menggunakan corak kuas (brush stroke) yang memberikan kesan dinamis.

Di bagian dada, logo Persipura dengan empat bintang kebanggaannya tetap berada di sisi kiri, sementara logo apparel musim ini, Cenderawasih Karsa, tersemat di sisi kanan. Sementara itu, untuk jersey tandang, Persipura kembali mengusung desain yang familiar. Warna putih mendominasi dengan sentuhan corak salib berwarna hitam di bagian dada, jersey tandang yang mereka gunakan sejak musim 2022/2023.

Baca Juga :  Bupati Jayapura Berikan Atensi Pendidikan dan Kesehatan di Distrik Ebungfauw

Untuk jersey posisi penjaga gawang, Persipura masih setia dengan warna-warna cerah seperti musim sebelumnya. Dua pilihan warna yang diperkenalkan adalah hijau muda terang dan merah muda terang.

“Semoga dengan jersey yang baru ini tim bisa ukir sejarah baru untuk Tanah Papua oleh hasil dan prestasi yang positif,” ungkap Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano dalam sambutannya.

Musim ini, Persipura juga mengandalkan apparel lokal yakni Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK). Sekaligus secara resmi berpisah dengan apparel specs. Pria yang akrab disapa BTM itu meminta agar masyarakat bisa menerima perubahan jersey musim ini. Serta membeli jersey sebagai tanda dukungan kepada tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

Baca Juga :  Tanpa Penonton, Persipura Kembali ke Mandala

“Jangan lagi ada yang kaitkan jesery dengan kekalahan tim. Bilang kita kalah karena ganti jersey, tidak ada pengaruh dengan jersey,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya