2. Memilih sumber protein yang lebih sehat
Tidak semua hidangan Lebaran harus dihindari. Namun, Anda bisa memilih sumber protein yang lebih rendah lemak untuk menjaga kesehatan tubuh.Cleveland Clinic menyarankan untuk memilih protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit dan ikan. Pilihan tersebut dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Sebagai contoh, Anda bisa memilih opor ayam tanpa kulit atau menikmati rendang dalam porsi kecil. Jika ingin variasi lauk, ikan bakar bisa menjadi alternatif menu yang lebih sehat.
3. Memperbanyak konsumsi serat
Serat memiliki peran penting dalam membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Asupan ini sangat dibutuhkan terutama setelah mengonsumsi makanan berlemak. Menurut National Institutes of Health, serat larut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa serat mampu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga membantu mengurangi penyerapannya oleh tubuh. Saat Lebaran, Anda bisa menyeimbangkan makanan bersantan dengan sayuran seperti lalapan, acar, atau sayur rebus. Selain itu, menambahkan buah segar seperti apel dan pepaya juga bisa menjadi pilihan sehat. Kombinasi menu tersebut tidak hanya membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali, tetapi juga menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
4. Tetap aktif bergerak setelah Lebaran
Setelah Ramadhan, rutinitas olahraga sering kali terhenti karena kesibukan bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Padahal, aktivitas fisik tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung. Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Kolesterol baik ini berperan dalam membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Anda bisa meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai setelah makan, bersepeda, atau melakukan peregangan agar tubuh tetap aktif.