Prancis Larang Masuk Pejabat Israel yang Lecehkan Aktivis Flotilla

Itamar Ben-Gvir kemudian datang langsung ke Pelabuhan Ashdod untuk memantau para aktivis yang mereka culik, kemudian menyiarkan video kegiatannya itu di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Ben-Gvir mengibarkan bendera Israel di hadapan para aktivis yang dipaksa bersujud dengan tangan diikat di belakang.

Sejumlah negara murka atas tindakan provokatif pentolan rezim Zionis itu dan menuntut penjelasan dari otoritas Israel. Kementerian Luar Negeri Italia bahkan mengusulkan agar Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Ben Gvir.Konvoi pelayaran yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April.

Pada Senin (18/5), kapal-kapal dalam flotilla tersebut diketahui telah dikepung dan, menurut penyelenggaranya, dicegat secara paksa oleh personel Israel di perairan internasional sekira 250 mil laut dari pesisir Jalur Gaza. (*/JawaPos.com )

Baca Juga :  113 Pejabat Baru Diingatkan Soal Prinsip Good Governance

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Itamar Ben-Gvir kemudian datang langsung ke Pelabuhan Ashdod untuk memantau para aktivis yang mereka culik, kemudian menyiarkan video kegiatannya itu di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Ben-Gvir mengibarkan bendera Israel di hadapan para aktivis yang dipaksa bersujud dengan tangan diikat di belakang.

Sejumlah negara murka atas tindakan provokatif pentolan rezim Zionis itu dan menuntut penjelasan dari otoritas Israel. Kementerian Luar Negeri Italia bahkan mengusulkan agar Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Ben Gvir.Konvoi pelayaran yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April.

Pada Senin (18/5), kapal-kapal dalam flotilla tersebut diketahui telah dikepung dan, menurut penyelenggaranya, dicegat secara paksa oleh personel Israel di perairan internasional sekira 250 mil laut dari pesisir Jalur Gaza. (*/JawaPos.com )

Baca Juga :  PBB Sebut Israel Lakukan Genosida di Gaza Palestina

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya