Tuesday, February 24, 2026
25.2 C
Jayapura

Sejumlah Negara Keluarkan Travel Warning ke Meksiko Usai Tewasnya Bos Kartel

JAKARTA – Gelombang travel warning ke Meksiko meluas setelah pecahnya kerusuhan di sejumlah wilayah menyusul tewasnya bos kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu. Situasi keamanan yang memburuk membuat beberapa negara mengeluarkan peringatan resmi dan meminta warganya menunda perjalanan, khususnya ke wilayah barat daya Meksiko.

Kerusuhan dipicu oleh kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias ‘El Mencho’, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), yang dilaporkan tewas setelah bentrokan dengan pasukan khusus militer di negara bagian Jalisco.Insiden tersebut memicu aksi balasan berupa pembakaran kendaraan, blokade jalan, hingga gangguan transportasi di sejumlah kota besar.

Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada memperingatkan adanya blokade jalan oleh kelompok kriminal di beberapa kota di barat daya Meksiko. Warga Kanada diminta membatasi aktivitas dan memantau perkembangan situasi melalui media resmi. Di kawasan wisata populer Puerto Vallarta, otoritas setempat mengeluarkan imbauan ‘shelter in place’ atau tetap berada di dalam ruangan. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan pemerintah federal terus memantau situasi secara ketat.

Baca Juga :  GATF Diharapkan Mampu Menekan Inflasi dan Meningkatkan Pariwisata

Data pelacakan penerbangan menunjukkan sejumlah pesawat tujuan Puerto Vallarta dari Kanada berbalik arah di tengah perjalanan. Beberapa maskapai juga menunda atau membatalkan jadwal penerbangan demi alasan keamanan. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum juga menyerukan masyarakat untuk tetap tenang. Ia memastikan pemerintah federal dan pemerintah negara bagian bekerja sama penuh untuk mengendalikan situasi.

Pemerintah Australia melalui situs resmi Smartraveller milik Department of Foreign Affairs and Trade meminta warganya mempertimbangkan kembali perjalanan ke sejumlah wilayah Meksiko. Peringatan itu mencakup negara bagian Jalisco, termasuk kota Guadalajara dan Puerto Vallarta, menyusul operasi penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisir. Otoritas Australia juga memperingatkan potensi gangguan transportasi, termasuk penerbangan internasional.

Baca Juga :  Gaji Anggota DPR Resmi Dipangkas jadi Sebesar Rp 65 Juta, Ini Rinciannya

JAKARTA – Gelombang travel warning ke Meksiko meluas setelah pecahnya kerusuhan di sejumlah wilayah menyusul tewasnya bos kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu. Situasi keamanan yang memburuk membuat beberapa negara mengeluarkan peringatan resmi dan meminta warganya menunda perjalanan, khususnya ke wilayah barat daya Meksiko.

Kerusuhan dipicu oleh kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias ‘El Mencho’, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), yang dilaporkan tewas setelah bentrokan dengan pasukan khusus militer di negara bagian Jalisco.Insiden tersebut memicu aksi balasan berupa pembakaran kendaraan, blokade jalan, hingga gangguan transportasi di sejumlah kota besar.

Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada memperingatkan adanya blokade jalan oleh kelompok kriminal di beberapa kota di barat daya Meksiko. Warga Kanada diminta membatasi aktivitas dan memantau perkembangan situasi melalui media resmi. Di kawasan wisata populer Puerto Vallarta, otoritas setempat mengeluarkan imbauan ‘shelter in place’ atau tetap berada di dalam ruangan. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan pemerintah federal terus memantau situasi secara ketat.

Baca Juga :  Berharap Hadirnya Kementerian HAM Mampu Bawa Kemajuan Hak Asasi bagi Warga

Data pelacakan penerbangan menunjukkan sejumlah pesawat tujuan Puerto Vallarta dari Kanada berbalik arah di tengah perjalanan. Beberapa maskapai juga menunda atau membatalkan jadwal penerbangan demi alasan keamanan. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum juga menyerukan masyarakat untuk tetap tenang. Ia memastikan pemerintah federal dan pemerintah negara bagian bekerja sama penuh untuk mengendalikan situasi.

Pemerintah Australia melalui situs resmi Smartraveller milik Department of Foreign Affairs and Trade meminta warganya mempertimbangkan kembali perjalanan ke sejumlah wilayah Meksiko. Peringatan itu mencakup negara bagian Jalisco, termasuk kota Guadalajara dan Puerto Vallarta, menyusul operasi penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisir. Otoritas Australia juga memperingatkan potensi gangguan transportasi, termasuk penerbangan internasional.

Baca Juga :  Menteri HAM Nilai Negara Berhak Larang Pengibaran Bendera One Piece

Berita Terbaru

Artikel Lainnya