Realisasi Anggaran Makan Bergizi Gratis Tembus Rp 52,9 Triliun

Sementara itu, dalam pelaksanaannya, program MBG dijalankan setiap hari oleh 17.555 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Program ini juga memberikan dampak ekonomi dengan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Setiap hari dilaksanakan oleh 17.555 SPPG, dan sudah menyerap 741.985 pekerja,” kata Suahasil.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 8 September 2025 mencapai 13 triliun, atau 18,3 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sampai 8 September 2025 telah melayani 22,7 juta penerima dilayani oleh 7.644 SPPG.

Dilihat dari sebarannya, paling banyak realisasi MBG telah diterima oleh sebanyak 13,26 juta orang di Pulau Jawa. Sedangkan penerima Sumatera sebanyak 4,86 juta; Kalimantan 1,03 juta; Sulawesi 1,70 juta orang; Maluku-Papua 0,52 juta orang; dan Bali-Nusa Tenggara 1,34 juta orang. (*/JawaPos.com)

Baca Juga :  Imbas MBG, DAK Dinas PUPR Papua Selatan Terpangkas 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Sementara itu, dalam pelaksanaannya, program MBG dijalankan setiap hari oleh 17.555 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Program ini juga memberikan dampak ekonomi dengan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Setiap hari dilaksanakan oleh 17.555 SPPG, dan sudah menyerap 741.985 pekerja,” kata Suahasil.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 8 September 2025 mencapai 13 triliun, atau 18,3 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sampai 8 September 2025 telah melayani 22,7 juta penerima dilayani oleh 7.644 SPPG.

Dilihat dari sebarannya, paling banyak realisasi MBG telah diterima oleh sebanyak 13,26 juta orang di Pulau Jawa. Sedangkan penerima Sumatera sebanyak 4,86 juta; Kalimantan 1,03 juta; Sulawesi 1,70 juta orang; Maluku-Papua 0,52 juta orang; dan Bali-Nusa Tenggara 1,34 juta orang. (*/JawaPos.com)

Baca Juga :  Gubernur BI Ungkap Dampak Kemenangan Donald Trump ke Pasar Keuangan Indonesia

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya