Paus Leo XIV Kritik Perang, Donald Trump Disorot Boroskan Uang

Ketegangan makin meningkat setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuai kontroversi atas doa yang menyiratkan kekerasan tanpa belas kasihan. Dalam misa Minggu Palma di St Peter’s Square, Paus menyebut konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sebagai “kekejaman”. Di sisi lain, Trump kembali melontarkan serangan melalui media sosial.

Ia menyebut Paus “lemah dalam menghadapi kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri”. Trump juga menegaskan Iran tetap menjadi ancaman global, terutama terkait potensi kepemilikan senjata nuklir. “Paus boleh mengatakan apa yang dia inginkan, tetapi saya bisa tidak setuju,” kata Trump di Gedung Putih. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Kerja Sama dengan Turkiye, Indonesia Datangkan dan Kembangkan Drone Tempur Bayraktar Kizilelma

Ketegangan makin meningkat setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuai kontroversi atas doa yang menyiratkan kekerasan tanpa belas kasihan. Dalam misa Minggu Palma di St Peter’s Square, Paus menyebut konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sebagai “kekejaman”. Di sisi lain, Trump kembali melontarkan serangan melalui media sosial.

Ia menyebut Paus “lemah dalam menghadapi kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri”. Trump juga menegaskan Iran tetap menjadi ancaman global, terutama terkait potensi kepemilikan senjata nuklir. “Paus boleh mengatakan apa yang dia inginkan, tetapi saya bisa tidak setuju,” kata Trump di Gedung Putih. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Donald Trump Klaim Jadi Presiden Sementara Venezuela, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Artikel Lainnya