Sony Sonjaya Siap Bongkar 26 Nama Orang Besar Terkait Korupsi BGN

Elza menegaskan langkah tersebut bukan sekadar upaya mencari keringanan hukuman. Menurutnya, kliennya ingin membuka secara utuh konstruksi perkara yang selama ini belum terungkap ke publik. “Kami ingin kasus ini dibuka seterang-terangnya. Jadi bukan strategi untuk meringankan hukuman, tetapi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” katanya.

Namun keputusan untuk bersikap terbuka itu disebut tidak diambil dengan mudah. Sebelum memutuskan bekerja sama dengan penyidik, Sony dikabarkan sempat dihantui kekhawatiran terhadap keselamatan dirinya maupun keluarganya. Elza mengungkapkan, dalam berbagai pertemuan dan diskusi, Sony beberapa kali mempertanyakan risiko yang mungkin dihadapi apabila ia mengungkap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

“Dia memang risau. Yang dipikirkan adalah keselamatan dirinya dan anak-anaknya,” ujar Elza. Meski demikian, setelah melalui berbagai pertimbangan, Sony akhirnya memilih bersikap kooperatif dan siap membuka seluruh informasi yang diketahuinya kepada penyidik. Bahkan, menurut Elza, kliennya telah menyatakan kesiapan menghadapi segala konsekuensi dari keputusan tersebut.

Baca Juga :  BPJPH Jamin Semua Aspek MBG Halal dan Diawasi Ketat

Tim kuasa hukum kini berencana berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna memastikan perlindungan terhadap Sony apabila permohonan sebagai justice collaborator diajukan. Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi baru mengenai kemungkinan adanya aktor eksternal yang memiliki pengaruh dalam tata kelola Program MBG.

Elza menegaskan langkah tersebut bukan sekadar upaya mencari keringanan hukuman. Menurutnya, kliennya ingin membuka secara utuh konstruksi perkara yang selama ini belum terungkap ke publik. “Kami ingin kasus ini dibuka seterang-terangnya. Jadi bukan strategi untuk meringankan hukuman, tetapi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” katanya.

Namun keputusan untuk bersikap terbuka itu disebut tidak diambil dengan mudah. Sebelum memutuskan bekerja sama dengan penyidik, Sony dikabarkan sempat dihantui kekhawatiran terhadap keselamatan dirinya maupun keluarganya. Elza mengungkapkan, dalam berbagai pertemuan dan diskusi, Sony beberapa kali mempertanyakan risiko yang mungkin dihadapi apabila ia mengungkap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

“Dia memang risau. Yang dipikirkan adalah keselamatan dirinya dan anak-anaknya,” ujar Elza. Meski demikian, setelah melalui berbagai pertimbangan, Sony akhirnya memilih bersikap kooperatif dan siap membuka seluruh informasi yang diketahuinya kepada penyidik. Bahkan, menurut Elza, kliennya telah menyatakan kesiapan menghadapi segala konsekuensi dari keputusan tersebut.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran Makan Bergizi Gratis Tembus Rp 52,9 Triliun

Tim kuasa hukum kini berencana berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna memastikan perlindungan terhadap Sony apabila permohonan sebagai justice collaborator diajukan. Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi baru mengenai kemungkinan adanya aktor eksternal yang memiliki pengaruh dalam tata kelola Program MBG.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya