“Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah,” imbuhnya.
Sebelumnya, usulan untuk menaikkan harga BBM disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK) pada Rabu (1/4). JK mengungkit masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat dirinya menjabat sebagai Wapres RI, menaikkan harga BBM pada 2005-2006, untuk mengurangi pemakaian BBM.
“Ya, kalau mau seperti dahulu yang kita lakukan pada 2005–2006, saat krisis, yaitu dengan menaikkan harga. Supaya dengan harga naik, otomatis orang mengurangi pemakaian BBM. Mereka tidak pergi ke mana-mana jika tidak perlu. Itu bisa mengurangi setengah pemakaian BBM. Tetapi kalau diberikan harga murah, orang akan seenaknya,” tuturnya.
Meski demikian, JK juga tetap mendorong masyarakat untuk kompak melakukan penghematan energi. Ia mendorong masyarakat untuk bersama-sama menggunakan transportasi umum.
“Hemat memakai BBM artinya penggunaan angkutan umum harus lebih diutamakan. Begitu juga seperti yang dianjurkan oleh Bahlil Lahadalia, untuk memasak pun harus hemat. Banyak hal yang memang perlu dihemat. Namun, situasi saat ini juga dipengaruhi oleh faktor yang tidak bisa diatasi sendiri, karena kenaikan ini terjadi akibat naiknya harga BBM internasional,” pungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah,” imbuhnya.
Sebelumnya, usulan untuk menaikkan harga BBM disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK) pada Rabu (1/4). JK mengungkit masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat dirinya menjabat sebagai Wapres RI, menaikkan harga BBM pada 2005-2006, untuk mengurangi pemakaian BBM.
“Ya, kalau mau seperti dahulu yang kita lakukan pada 2005–2006, saat krisis, yaitu dengan menaikkan harga. Supaya dengan harga naik, otomatis orang mengurangi pemakaian BBM. Mereka tidak pergi ke mana-mana jika tidak perlu. Itu bisa mengurangi setengah pemakaian BBM. Tetapi kalau diberikan harga murah, orang akan seenaknya,” tuturnya.
Meski demikian, JK juga tetap mendorong masyarakat untuk kompak melakukan penghematan energi. Ia mendorong masyarakat untuk bersama-sama menggunakan transportasi umum.
“Hemat memakai BBM artinya penggunaan angkutan umum harus lebih diutamakan. Begitu juga seperti yang dianjurkan oleh Bahlil Lahadalia, untuk memasak pun harus hemat. Banyak hal yang memang perlu dihemat. Namun, situasi saat ini juga dipengaruhi oleh faktor yang tidak bisa diatasi sendiri, karena kenaikan ini terjadi akibat naiknya harga BBM internasional,” pungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q