Tuesday, January 13, 2026
30.9 C
Jayapura

Dirut Bulog Sebut Stok Beras Nasional Aman hingga Idul Fitri 2026

JAKARTA-Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang yang dikelola mencapai 3.351.900 ton, dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Imlek, Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 2026.

“Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3.351.900 ton,” kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan total stok beras Bulog yang tersimpan di gudang seluruh Indonesia saat itu sebagai cadangan strategis nasional pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional.

Baca Juga :  Pedas! Harga Sekilo Cabe Rawit Hampir Setara Beras 25 Kg

Kesiapan stok tersebut digunakan menghadapi perayaan Imlek dalam waktu dekat kemudian bulan Ramadan hingga Lebaran sehingga distribusi dan ketersediaan beras tetap terjaga nasional bagi masyarakat.

“Kesiapan stok ini untuk menghadapi pertama adalah Imlek dalam waktu dekat, kemudian menghadapi Ramadhan, kemudian menghadapi Lebaran,” ujar Rizal.

JAKARTA-Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang yang dikelola mencapai 3.351.900 ton, dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Imlek, Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 2026.

“Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3.351.900 ton,” kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan total stok beras Bulog yang tersimpan di gudang seluruh Indonesia saat itu sebagai cadangan strategis nasional pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional.

Baca Juga :  Pasca Libur Lebaran, Pelayanan Publik  Pemprov Papua Kembali Normal 

Kesiapan stok tersebut digunakan menghadapi perayaan Imlek dalam waktu dekat kemudian bulan Ramadan hingga Lebaran sehingga distribusi dan ketersediaan beras tetap terjaga nasional bagi masyarakat.

“Kesiapan stok ini untuk menghadapi pertama adalah Imlek dalam waktu dekat, kemudian menghadapi Ramadhan, kemudian menghadapi Lebaran,” ujar Rizal.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya